Ngawen (MIN 1 Gunungkidul) -- Salah satu indikator visi MIN 1 Gunungkidul sebagai Madrasah Qurani adalah Qurani itu sendiri sebagai representasi huruf pertamanya. Dalam mewujudkan visi tersebut berbagai langkah telah ditempuh seperti dengan pembiasaan keagamaan pagi dengan membaca asmaul husna dan doa awal pembelajaran secara terpusat, pembiasaan salat duha dan pembiasaan salat zuhur berjamaah.
Selain itu sebagai upaya keseriusan madrasah dalam meningkatkan kualitas siswa, sekaligus dalam mewujudkan visi madrasah, MIN 1 Gunungkidul menambah alokasi jam tahfidz dan mengaji. Setelah pembiasaan pagi, siswa dibagi menjadi beberapa kelompok sesuai dengan kemampuan tahfidz dan mengajinya. Siswa yang memiliki bakat tahfidz istimewa bergabung dalam kelas tahfidz unggulan yang diampu langsung oleh Tsalis Nurul 'Azizah, M.Pd., guru MIN 1 Gunungkidul yang sekaligus hafidzoh. Sementara itu, pada kelas mengaji salah satunya diampu oleh Novan Hariansyah, Lc. salah satu guru MIN 1 Gunungkidul yang telah mendapatkan sertifikasi Ummi.
Fuatul Khakim, S.Pd.I. MSI. selaku Kepala MIN 1 Gunungkidul menyampaikan penambahan alokasi jam tahfidz dan mengaji sebagai upaya membekali siswa sejak dini dalam membentuk generasi Qurani. "Beberapa langkah kecil ini kami mulai, sebagai bentuk upaya pertanggungjawaban kami kepada wali siswa yang telah menitipkan anak anaknya untuk dididik di MIN 1 Gunungkidul" ucapnya. Fuatul menambahkan bahwa upaya dan kebaikan yang dilakukan akan kembali kepada siswa, guru dan lingkungan madrasah. "Kami berusaha maksimal untuk mencapai visi yang telah ditetapkan bersama, harapannya kegiatan baik ini dapat berjalan dengan istikamah," pungkasnya. (fkn)
Penulis : MIN Ngawen/MIN 1
Editor : Siti Nurafrianti