Perkuat Pengetahuan Psikologis Anak, MIN 1 Gunungkidul Ikuti Bimtek Madrasah Ramah Anak

  Selasa, 15 Maret 2022    Bacakan Berita     289 
Foto Perkuat Pengetahuan Psikologis Anak, MIN 1 Gunungkidul Ikuti Bimtek Madrasah Ramah Anak
MIN 1 Gunungkidul mengikuti Bimtek MRA melalui kanal Zoom Meeting KemenPPA pada Selasa (15/3/2022)

Ngawen (MIN 1 Gunungkidul) --- Perkembangan peserta didik di madrasah tidak hanya dilihat dari aspek akademis semata. Namun, perlu adanya dukungan secara psikologis untuk membantu siswa mengenali kelebihan dan kekurangan diri. Dari hal tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar-mengajar yang menyenangkan. Secara psikologis, siswa yang memiliki kecemasan dapat menimbulkan siklus anxiety trap yang mengakibatkan siswa tidak masuk madrasah, tertinggal pelajaran, dan gagal memenuhi tugas sehingga menghasilkan kecemasan yang lebih besar lagi.

Menindaklanjuti surat undangan Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag DIY Nomor B-1431/Kw.12.1/5/PP.03/03/2022 tanggal 10 Maret 2022, MIN 1 Gunungkidul bersama lima madrasah se-DIY mengikuti Bimtek Madrasah Ramah Anak pada Selasa (15/3/2022). Adapun enam madrasah terpilih yang mengikuti kegiatan ini adalah MAN 1 Sleman, MAN 2 Bantul, MTsN 9 Sleman, MTsN 1 Kulon Progo, MIN 1 Gunungkidul dan MIN 1 Kota Yogyakarta. Masing-masing madrasah mengirimkan 3 peserta, yaitu untuk jenjang MTsN dan MAN diikuti oleh Kepala Madrasah, Guru BK dan Guru PJOK. Sementara untuk tingkat MIN diikuti oleh Kepala Madrasah, Guru Kelas I dan Guru Kelas IV. MIN 1 Gunungkidul diwakili oleh Kepala MIN 1  Gunungkidul Fuatul Khakim, S.Pd.I., MSI., Herni Uswatun Hasanah, S.Pd. (wali kelas I B) dan Muhammad Yusuf Arrafat, S.Pd.I. (wali kelas IV B).

Bimtek MRA direncanakan berjalan selama tiga hari berturut-turut melalui kanal Zoom Meeting dan kanal Youtube KemenPPA. Pada hari pertama, panitia mengusung tajuk Penanganan Gangguan Psikososial pada Peserta Didik yang dibawakan oleh dua pemateri yaitu RR. Rahajeng Ikawahyu Indrawati, M.Si., Psikolog dan dr. Shelly Iskandar, Sp.KJ., SpAkp., MSI., Ph.D. Shelly menyampaikan tentang pertolongan pertama mempertahankan kesehatan mental (P2MKM). "Tindakan ini bertujuan untuk menolong orang yang mengalami stress, krisis atau gangguan mental," ucapnya. Ikawahyu menambahkan, pertolongan tersebut dapat diawali dengan DEKAP yaitu Dengarkan dan nilai kegawatan, Empati (berikan informasi dan dukungan), Kerjakan (bantu solusi dan mencari pertolongan profesional) dan Pertahankan kesehatan mental. (her/yus/aky)

Penulis : MIN Ngawen/MIN 1

Editor : Andi Eko

Facebook Kemenag Gunungkidul