Wonosari (MTsN 4 Gunungkidul) – Mengawali tahun baru dengan semangat inovasi pendidikan, MTsN 4 Gunungkidul menggelar Rapat Koordinasi Tim Kokurikuler dan Implementasi Knowledge-Based Curriculum (KBC) pada Selasa, (6/1/2026). Pertemuan strategis ini dihadiri oleh seluruh jajaran perangkat madrasah serta pendamping akademik.
Rapat yang berlangsung khidmat di ruang Laboratorium IPA ini bertujuan untuk menyelaraskan visi dalam membentuk karakter siswa melalui kegiatan kokurikuler yang terstruktur dan bermakna.
Berdasarkan kesepakatan rapat, MTsN 4 Gunungkidul menetapkan tiga tema besar untuk fokus pengembangan siswa sepanjang semester ini, disesuaikan dengan tahap perkembangan dan kebutuhan psikologis di tiap jenjang; kelas 7: Hidup Sehat – Membentuk kebiasaan positif serta menjaga kesehatan fisik dan mental sebagai fondasi awal di lingkungan madrasah. Kelas 8: Peduli Lingkungan – Mendorong siswa lebih peka terhadap isu ekologi dan aktif menjaga kelestarian alam sekitar. Sementara kelas 9: Generasi Pembelajar – Membangun etos kerja keras, kemandirian, dan kesiapan mental menghadapi jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Untuk memastikan implementasi KBC berjalan optimal, rapat resmi menunjuk koordinator di masing-masing kelas. Koordinator bertanggung jawab menyusun modul, mengawasi jalannya proyek kokurikuler, serta melakukan evaluasi berkala terhadap perkembangan siswa.
Kepala Madrasah, Ngadiyan menekankan pentingnya kolaborasi antara pendamping akademik dan perangkat madrasah. “Program kokurikuler bukan sekadar tambahan jam pelajaran, melainkan wadah nyata bagi siswa untuk mengimplementasikan nilai-nilai KBC dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Dengan penetapan tema-tema unggulan ini, MTsN 4 Gunungkidul optimis dapat mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki karakter kuat serta kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.
Penulis : MTsN Wonosari/MTsN 4
Editor : Putri HS