Karangmojo (MIN 9 Gunungkidul) — MIN 9 Gunungkidul menyelenggarakan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW dengan mengundang seluruh wali murid kelas I sampai kelas VI pada Rabu (15/1/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan Pengawas Madrasah, Wagiran sebagai penceramah.
Dalam tausiahnya, Wagiran menyampaikan bahwa segala kebaikan perlu disempatkan agar menjadi kebiasaan, termasuk menghadiri pengajian di tengah kesibukan. Menurutnya, rezeki merupakan ketetapan dari Allah SWT, sementara usaha adalah perintah yang harus dilaksanakan oleh setiap manusia. Setiap insan telah memiliki jatah rezeki masing-masing, namun untuk menggapainya diperlukan ikhtiar dan kerja keras sebagai bentuk ketaatan kepada perintah Allah.
Pada momentum peringatan Isra Mikraj tersebut, Wagiran juga mengingatkan para wali murid agar senantiasa mendidik dan membimbing anak-anaknya, terutama dalam menegakkan ibadah salat. Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan proses yang bertahap dan dimulai dari lingkungan keluarga. Perintah salat, lanjutnya, perlu diajarkan kepada anak sejak dini oleh orangtua.
“Marilah kita memperbaiki salat, menjaga salat kita, dan mengajarkannya kepada anak-anak. Didiklah anak untuk menegakkan salat sejak usia tujuh tahun,” tegasnya.
Di akhir tausiah, Wagiran menyampaikan bahwa dalam kehidupan setiap manusia pasti akan menghadapi kematian, berbagai persoalan, serta kritik. Oleh karena itu, ia mengajak para wali murid untuk senantiasa berdzikir sebagai upaya menenangkan hati dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. (iyp)
Penulis : MIN Karangmojo/MIN 9
Editor : Putri HS