Peresmian Sumber Air, Bakti Sosial dan Penanaman Pohon di Desa Mertelu

  Kamis, 02 Januari 2020    Bacakan Berita     144 
Foto Peresmian Sumber Air, Bakti Sosial dan Penanaman Pohon di Desa Mertelu

Gunungkidul (Kankemenag) - Kepala Kankemenag Gunungkidul Aidi Johansyah mendampingi Kepala Kanwil Kemenag DIY Edhi Gunawan pada kegiatan peresmian Sumber Air, Bakti Sosial dan penanaman pohon di Desa Mertelu, Kecamatan Gedangsari, Gunungkidul, Kamis (2/1/2020). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Agama, Kanwil Kemenag DIY bersama Polda DIY dalam rangka memperingati dan menyemarakan Hari Amal Bakti (HAB) ke 74.

Kepala Kanwil Kemenag DIY Edhi Gunawan mengatakan, air merupakan kebutuhan dasar seluruh makhluk hidup, air merupakan sumber kehidupan, dimana ada air  disitu ada kehidupan. “Kita harus jaga sumber air ini, kita kelola dengan baik, karena sarana yang ada meski mahal jika tidak dikelola dengan baik maka akan rusak, namun jika kita merawat dengan baik maka dapat menjadi amal jariyah bagi kita,” ungkap Edhi.

Kawasan ini merupakan wilayah yang sering dilanda kekeringan setiap tahunnya, letak geografis dan akses jalannya yang juga tidak memungkinkan mendapat pasokan air bersih.

Kakanwil mengatakan bahwa atas dukungan banyak pihak akhirnya ditemukan sumber air yang memiliki debit air besar yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. “Atas inisiasi Bripka Nur Ali Suwandi beserta seluruh masyarakat atas dukungan Kanwil Kemenag DIY, Polda DIY, pemerintah Kabupaten Gunungkidul berhasil menemukan sumber air yang memiliki debit air besar yang kemudian disalurkan ke tempat ibadah, rumah penduduk kurang lebih 400 rumah dan juga dimanfaatkan untuk kepentingan warga masyarakat dalam keseharianya,” papar Edhi.

Dalam kesempatan ini turut hadir Waka Polda DIY  Brigjen Pol Karyoto, S.IK beserta jajarannya, Kabid Humas Polda DIY, Kapolres Gunungkidul, Forkopimcam Kecamatan Gedangsari, Ketua Yayasan Bumi Damai, Komunitas Pasukan Turbo, Selembar Daun, STAK, IKKI, serta segenap tamu undangan. (sna).

Penulis : Siti Nurafrianti

Editor : Siti Nurafrianti

Facebook Kemenag Gunungkidul