Penyuluh Agama Islam KUA Panggang Pimpin Doa dalam Launching dan Sosialisasi Genting

  Selasa, 01 Juli 2025    Bacakan Berita     29 
Foto Penyuluh Agama Islam KUA Panggang Pimpin Doa dalam Launching dan Sosialisasi Genting

Panggang (KUA Panggang) - Penyuluh Agama Islam KUA Panggang Abdur Rahman S.Pd.I memimpin doa dalam rangka Launching dan Sosialisasi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Selasa (1/7/2025), di Pendopo Kalurahan Girimulyo.

Hadir Wakil Bupati Gunungkidul, Dinas Kesehatan Gunungkidul, PLBK D.I. Yogyakarta serta  unsur-unsur terkait di tingkat kapanewon antara lain, Panewu Panggang, Polsek Panggang, Koramil Panggang, Kepala Puskesmas Panggang, Lurah se-Kapanewon Panggang.

Turut hadir calon mitra diantaranya BMT Giri Artha, BDG, BPD, Manajer Heha, Teras Kaca, Puncak Segoro dan Gesing Wonderland.

Pemaparan disampaikan oleh Kepala Puskesmas Panggang I, Yoto, yang menyampaikan bahwa stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi dalam waktu lama dan infeksi berulang terutama pada 1000 hari pertama kehidupan, sejak janin dalam kehamilan sampai anak usia 23 bulan. 

Dampak stunting bagi kesehatan diantaranya gagal tumbuh, berat lahir rendah, perawakan kecil, pendek dan kurus, perkembangan otak tidak maksimal dapat menghambat perkembangan kognitif dan motorik serta IQ dibawah standar.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Gunungkidul Joko Parwoto menyampaikan Bupati Gunungkidul memberikan apresiasi dan sangat mendukung program Gerakan Orang tua Asuh Cegah Stunting (Genting). Kegiatan ini mencerminkan kesungguhan dan komitemen pemerintah dan masyarakat Kapanewon Panggang dalam upaya mengurangi stunting di Kabupaten Gunungkidul.

"Dengan komitmen dan kolaborasi yang melibatkan berbagai pihak, saya yakin penurunan stunting di Kabupaten Gunungkidul dapat dilakukan. Penaggulangan stunting menjadi tanggung jawab kita bersama, karena dalam jangka panjang berdampak buruk, tidak hanya terhadap tumbuh kembang anak, tetapi juga terhadap perkembangan kecerdasan anak dan emosi yang berakibat pada penurunan kualitas sumber daya manusia. Hari ini kita sedang menyalakan gerakan moral, sebuah panggilan hati nurani untuk melindungi generasi masa depan," katanya.

Penulis : KUA Panggang

Editor : Andi Eko

Facebook Kemenag Gunungkidul