Panggang (KUA Panggang) - Penyuluh Agama Islam KUA Panggang mengadakan Kunjungan dan Silaturrahmi (Kunsiroh) ke jemaah Masjid Miftahul Huda, Padukuhan Panggang I, Kalurahan Giriharjo, , Kapanewon Panggang, Jum'at (22/8/2025).
Dalam sambutannya, Ketua Takmir Masjid Miftahul Huda, mengucapkan terima kasih atas kunjungn dan silaturahmi penyuluh Agama Islam KUA Panggang. "Semoga dengan adanya kunjungan dan silaturahmi ini jemaah dapat memakmurkan masjid dengan meningkatkan ibadah salat, pengajian dan kegiatan-kegiatan lainnya dalam rangka syiar Islam di Padukuhan Panggang I," ungkapnya.
Ketua TIM Kunsiroh Sugiyati S.Pd.I menyampaikan bahwa kunjungan dan silaturahmi ini merupakan agendan rutin setiap awal bulan disetiap masjid yang ada di Kapanewon Panggang. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan Penyuluh Agama Islam dapat mengetahui keadaan dan kondisi jemaah masjid serta untuk memberikan motivasi ke pengurus takmir dan jemaah masjid agar selalu memakmurkan masjid dengan cara melakukan kegiatan-kegiatan ibadah, TPA, pengajian dan kegiatan lain yang sifatnya syiar Islam.
Dalam tausiahnya Kepala KUA Panggang Lutfi Wirawan S.Fil.I MSI menyampaikan pentingnya Menjaga Lisan dan Hati. "Bertutur kata yang baik atau menjaga lisan merupakan suatu kewajiban yang harus dimiliki oleh seorang muslim, selain menjadi kewajiban, menjaga lisan merupakan tanggung jawab moral yang harus diemban oleh setiap manusia," katanya.
Hal tersebut merupakan sebuah upaya dalam membentengi diri dari penyakit hati seperti ghibah, namimah, maupun fitnah. Karena pada hakikatnya apa yang dikeluarkan oleh lisan merupakan hasil dari olah rasa dan fikir manusia. Maka apabila manusia mampu menjaga hati maka lisan pun akan terjaga dari perkataan yang buruk.
Lutfi membacakan firman Allah SWT dalam QS. Al Ahzab ayat 70-71, yang artinya "Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar, Niscaya Dia (Allah) akan memperbaiki amal-amalmu dan mengampuni dosa-dosamu. Siapa yang menaati Allah dan Rasul-Nya, sungguh, dia menang dengan kemenangan yang besar".
Kemudian didalam surat Al Hujurat ayat 12 juga dijelaskan tentang imbauan agar umat manusia senantiasa menjaga lisannya, yaitu "Wahai orang-orang yang beriman, jauhilah banyak prasangka! Sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa. Janganlah mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada diantara kamu menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Bertakwalah kepada Allah! Sesungguhnya Allah Maha Penerima Tobat lagi Maha Penyayang".
Selain itu, Lutfi menyampaikan hadits riwayat Bukhari dan Muslim yang berbunyi, dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa beriman kepada Allah dan Hari Akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam. Barang siapa beriman kepada Allah dan Hari Akhir, hendaklah ia menghormati tetangganya. Barang siapa beriman kepada Allah dan Hari Akhir, hendaklah ia memuliakan tamunya.”
"Demikianlah dasar perintah atau urgensi bagi manusia untuk bertutur kata dengan baik, maka apabila kita mampu mengapilikasikan di dalam kehidupan kita maka secara tidak langsung hati, pikiran, perbuatan kita akan terjaga dari perkara-perkara yang tercela, sebagaimana yang disebutkan pada ayat dan hadits diatas. Semoga kita senantiasa istiqomah dalam menjaga tutur kata kita dalam setiap aktivitas, baik didalam lingkungan belajar maupun lingkungan sosial. Aamiin," pungkas Lutfi.
Penulis : KUA Panggang
Editor : Andi Eko