Penyuluh Agama Islam KUA Girisubo Ikuti Bimtek Failitator Layanan Konsultasi dan Pendampingan Keluarga

  Senin, 09 Maret 2026    Bacakan Berita     18 
Foto Penyuluh Agama Islam KUA Girisubo Ikuti Bimtek Failitator Layanan Konsultasi dan Pendampingan Keluarga

Jakarta (KUA Girisubo) – Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah terus memperkuat fondasi ketahanan keluarga sakinah dan maslahah di Indonesia. Hal ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Fasilitator Layanan Konsultasi dan Pendampingan Keluarga Angkatan I yang berlangsung pada 3-6 Maret 2026 di Hotel Mercure Jakarta Batavia.

Kegiatan strategis ini diikuti oleh 100 peserta pilihan yang terdiri dari penyuluh agama Islam, penghulu, serta mitra keluarga sakinah dari seluruh penjuru tanah air. Diantara para peserta, hadir Penyuluh Agama Islam KUA Girisubo Faqih Helmi Maulana dan Penyuluh Agama Islam Bantul Latifah yang mewakili semangat transformasi layanan keagamaan dari Yogyakarta.

Dalam sambutannya, Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Dr. H. Ahmad Zayadi M.Pd, menegaskan bahwa pembinaan keluarga tidak boleh berhenti pada Bimbingan Perkawinan (Bimwin) sebelum akad semata. Pendampingan berlanjut hingga lima tahun pertama pernikahan, fase krusial dalam membentuk fondasi keluarga yang tangguh dan harmonis. "Kegiatan ini adalah bagian dari ikhtiar Kemenag untuk menghadirkan layanan yang benar-benar berdampak nyata bagi masyarakat." ujar Ahmad Zayadi.

Senada dengan hal tersebut, Kasubdit Bina KUA dan Keluarga Sakinah, H. Zudi Rahmanto S.Ag M.Ag, menekankan pentingnya peran peserta sebagai garda terdepan dalam edukasi, mediasi, dan pendampingan keluarga. Ia berharap para peserta tidak hanya membawa ilmu pulang ke daerah, tetapi juga aksi nyata. "Kami ingin lahir program konkret yang menyentuh masyarakat langsung. Jalinlah kerja sama dengan berbagai institusi dan kelompok di wilayah kerja masing-masing untuk membentuk keluarga sakinah yang maslahah," pesan Zudi.

Dengan adanya pendampingan yang intensif, diharapkan setiap permasalahan rumah tangga dapat dimediasi dengan baik, sehingga angka ketahanan keluarga meningkat. Keluarga yang kokoh secara internal dipercaya akan memberikan kontribusi positif dan kebaikan bagi masyarakat luas secara jangka panjang. Melalui kegiatan ini, Kemenag berkomitmen bahwa negara hadir tidak hanya di saat pendaftaran nikah, namun terus menemani perjalanan keluarga Indonesia sakinah yang maslahah.

Penulis : KUA Girisubo

Editor : Andi Eko

Facebook Kemenag Gunungkidul