Penyuluh Agama Islam KUA Gedangsari Hadiri Parenting di PP Al Asror

  Jumat, 29 Agustus 2025    Bacakan Berita     17 
Foto Penyuluh Agama Islam KUA Gedangsari Hadiri Parenting di PP Al Asror

Gedangsari (KUA Gedangsari) – Penyuluh Agama Islam KUA Kapanewon Gedangsari memberikan tausiah di Pondok Pesantren Al Asror pada Kamis (28/8/2025). Pondok Pesantren Al Asror yang berada di Padukuhan Suru Lor, Hargomulyo, Gedangsari, mengadakan pertemuan wali santri dan parenting sekaligus menyampaikan informasi kondisi PP Al Asror.

Hadir Kapolsek Gedangsari beserta jajaran, Penyuluh Agama Islam KUA Gedangsari Sukasdi dan Mardiyo, pengasuh pondok Ustadz Maulana Akhyar, Komite Sekolah Edi Lestari, Dukuh Suru Lor dan wali santri.

Dalam sambutannya, Pengasuh Pondok Ustad Maulana Akhyar menyampaikan tujuan kegiatan ini adalah sebagai ajang silaturahmi antara warga sekolah dengan wali murid serta para pemangku wilayah di Kapanewon Gedangsari. "Kerja sama berbagai lintas sektor dan masyarakat sangat kami perlukan untuk sukses dan majunya serta mencetak santri dan generasi yang berkualitas," ungkap Maulana.

Dalam tausiahnya, Sukasdi menyampaikan pentingnya mendidik anak mulai dari keluarga, orangtua harus menjadi teladan kepada anak-anak. "Ada namanya Tri Pendidikan, yaitu pendidikan dalam keluarga, pendidikan sekolah dan pendidikan masyarakat," tuturnya.

Sukasdi menerangkan, dari ketiga pendidikan yang paling banyak waktunya adalah pendidikan keluarga, maka penentu kualitas anak tergantung pada keluarga.

Mardiyo berpesan agar orang tua mengontrol aktivitas anak karena anak dapat membawa orang tua ke surga, juga dapat menjerumuskan ke neraka. "Sebagai acuan, Al Qur'an Surat An Nisa ayat 9, kita jangan sampai meninggalkan anak keturunan dalam keadaan lemah yaitu lemah akidah, lemah pendidikan, lemah kesehatan dan lemah ekonominya," kata Mardiyo. 

Sementara itu, Kapolsek Gedangsari AKP Suryanto, menyampaikan bahwa keluarga menjadi hal sangat penting terbentuknya karakter anak. "Saat ini remaja kita sangat dipengaruhi oleh IT yang dapat menjerumuskan. Untuk itu kami berharap, mari bersama-sama membatasi penggunaan android terlebih game, karena banyak remaja kita yang terdampak android, yang tren saat ini judol dan pinjol," tegasnya (mrd)

Penulis : KUA Gedangsari

Editor : Andi Eko

Facebook Kemenag Gunungkidul