Penyelenggara Zakat Wakaf Kemenag Gunungkidul Adakan Sosialisasi Zakat

  Selasa, 21 Juli 2020    Bacakan Berita     384 
Foto Penyelenggara Zakat Wakaf Kemenag Gunungkidul Adakan Sosialisasi Zakat

Gunungkidul (Kankemenag) – Penyelenggara Zakat Wakaf Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul mengadakan kegiatan Sosialisasi Edaran Menteri Agama Nomor 2 Tahun 2018 tentang Pembentukan UPZ pada Kementerian Agama dan Surat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama D.I. Yogyakarta Nomor : B-1770/1/BA.03.2/7/2020 tentang Penunaian Zakat Pendapatan/ Profesi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Muslim di lingkungan Kementerian Agama DIY, Senin (20/7/2020).

Kepala Bidang Penerangan Agama Islam Zakat dan Wakaf Kantor Wilayah Kemenag DIY Muklas, menjelaskan potensi zakat Daerah Istimewa Yogyakarta menurut perhitungan dari Pusat Kajian Strategis (Puskas) Baznas Republik Indonesia tahun 2019 sejumlah 2,275 Triliun untuk Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Untuk zakat penghasilan dapat dikatakan dari seluruh PNS yang beragama Islam potensinya sekitar 1565,3 Triliun, lalu untuk zakat BUMD 2,0 Milyar, untuk zakat uang 469,5 Milyar, zakat peternakan 11,1 Milyar, zakat hewan alin 18,1 Milyar, dan zakat pertanian 125,70 Milyar, ini potensi. Jika seandainya ini dapat direalisasikan seperti itu,” jelas Muklas.

“Mengapa ini saya sampaikan, karena menurut saya ini penting supaya semuanya tahu sebenarnya itulah potensi dari zakat dan wakaf jika digarap betul-betul akan menyelesaikan perekonomian Indonesia khususnya Daerah Istimewa Yogyakarta. Dan ini mestinya memang antara Kementeria Agama, Pemerintah Daerah dan tentunya Baznas harus selalu bergandengan tangan, artinya agar dapat merealisasikan potensi itu maka harus selalu bersama-sama,” tambahnya.

Sebelumnya Kepala Kankemenag Gunungkidul Arief Gunadi mengucapkan terimakasih atas kunjungan Kabid Penais Zawa dan rombongan ke Kampung Zakat Banyumili, Sriten Rongkop Gunungkidul. “Mudah-mudahan kehadiran beliau dapat mensupport para pengelola zakat disana,” ungkapnya,

Lebih lanjut Arief menjelaskan perintisan kampung zakat yang digagas oleh Kepala KUA Kapanewon Rongkop Muhammad Saefulloh. Arief juga berharap hal ini dapat menginspirasi wilayah-wilayah lain. “Kepada semua Kepala KUA bahkan Kepala Madrasah disemua tingkatan untuk memiliki inisiasi agar bagaimana konsepsi zakat ini dapat menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat secara umum,” tandasnya.

Sebelumnya di tahun 2016 juga sudah ada Kampung Zakat di daerah Panggang Kabupaten Gunungkidul, dimana hal tersebut mendapatkan responsibiltas yang sangat kuat, baik oleh masyarakat muslim, takmir masjid, kelompok pengajian, Madrasah Diniyah, Taman Pendidikan Al-Quran, dan juga pesantren.

“Artinya pemikiran tentang pengembangan zakat produktif dan juga zakat-zakat lain di Kabupaten Gunungkidul sudah mendapatkan tempat yang cukup strategis. Untuk itu kami mohon dukungan dan bantuannya terkait dengan kesuksesan dari upaya Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul melalui seluruh jajaran dan jaringan untuk dapat mengembangkan apa yang menjadi amanah Ilahiyah ini,” kata Arief.

Arief juga menjelaskan bahwa Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul menjadi salah satu instansi yang paling tinggi nominal supportnya untuk Baznas Gunungkidul. “Jadi Kemenag adalah rangking 1 dari 126 lembaga yang ada, sekalipun demikian persentase dari keberhasilan rekrutmen pengumpulan zakat bagi ASN Kemenag belum sempurna, maka kemudian melalui forum ini kami akan mengembangkan agar zakat itu bukan saja dilakukan oleh warga Kemenag bawah atap, MIN dan KUA, tetapi juga ke madrasah,” pungkas Arief.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kasi Pemberdayaan Zakat Kanwil Kemenag DIY, Kasi Pemberdayaan Wakaf Kanwil Kemenag DIY, Wakil Ketua II bidang pentasarufan Baznas Gunungkidul, Kasubbag TU Kemenag Gunungkidul, Penyelenggara Zakat Wakaf Kemenag Gunungkidul, Kasi PAIS Kemenag Gunungkidul, Pokjaluh Gunungkidul, Pokjawas Gunungkidul, Kepala KUA dan Madrasah di lingkungan Kankemenag Gunungkidul. Kegiatan berlangsung lancar dan tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. (sna)

Tetap sehat dan semangat
#Lawan Covid-19

Penulis : Siti Nurafrianti

Editor : Siti Nurafrianti

Facebook Kemenag Gunungkidul