Wonosari (MIN 1 Gunungkidul) --- Dua guru perwakilan MIN 1 Gunungkidul, Thoharuddin dan Nunik Pujihastuti telah sukses menyelesaikan kegiatan Program Induksi Guru Pemula Madrasah (PIGPM). Kegiatan intensif ini diselenggarakan dari tanggal 5 hingga 7 November 2025 dan dipusatkan di MTsN 4 Gunungkidul. PIGPM merupakan agenda strategis yang dirancang untuk membantu guru pemula beradaptasi dengan lingkungan kerja Kementerian Agama serta mengasah kompetensi profesional mereka.
Selama tiga hari penuh, Thoharuddin dan Nunik mendapatkan pembekalan wawasan dan pengetahuan yang luas. Materi yang disajikan bersifat komprehensif, mencakup Tata Kelola dan Kebijakan Kemenag, etika profesi guru, hingga penguasaan teknologi digital dalam pembelajaran. Fokus utama materi adalah Desain Pembelajaran Inovatif, termasuk konsep dan kerangka pembelajaran mendalam (Deep Learning), serta integrasi Literasi dan Numerasi dalam Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Mereka juga dibekali wawasan kebangsaan, multikultural, dan moderasi beragama.
Kepala Madrasah MIN 1 Gunungkidul, Risdiyanto, menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas partisipasi aktif guru madrasah dalam program ini. Risdiyanto menyatakan, "Keikutsertaan Thoharuddin dan Nunik dalam PIGPM ini adalah langkah nyata komitmen MIN 1 Gunungkidul untuk terus meningkatkan profesionalitas pendidik. Ilmu yang mereka dapatkan, khususnya dalam merancang pembelajaran mendalam yang terintegrasi dengan teknologi dan wawasan kebangsaan, akan langsung diimplementasikan," ujarnya.
Harapannya, kualitas pembelajaran di madrasah semakin relevan dengan tuntutan kurikulum yang berlaku dan mampu mencetak siswa yang unggul dalam ilmu dan akhlak. Dengan bekal PIGPM, guru MIN 1 Gunungkidul siap merancang proses belajar mengajar yang lebih efektif dan inovatif. (risdiy)
Penulis : MIN Ngawen/MIN 1
Editor : Putri HS