Ngawen (MTsN 5 Gunungkidul) -- Layaknya sebuah pohon subur dan selalu bersemi, tercukupi nutrisi karena rutin disiram dan dipupuk. Begitupun yang dilakukan keluarga besar MTsN 5 Gunungkidul (Matsalim GK). Meski terjadi pandemi Covid-19, Matsalim GK tetap melakukan siraman rohani melalui pengajian rutin 2 bulanan pada Selasa (2/6/2020) lalu.
Bertempat di ruang serba guna madrasah, kegiatan dihadiri oleh guru, pegawai dan karyawan. Kegiatan tentunya dilakukan sesuai dengan standar protokol kesehatan, mulai dari cuci tangan, jaga jarak, hingga memakai masker. Pada kesempatan tersebut, Arif Munasir yang merupakan bendahara madrasah bertindak sebagai penceramah. Ia menyampaikan pentingnya menjaga ibadah saat Ramadan berlalu. "Ibadah jangan sampai kendor, bahkan harus ditingkatkan setelah Ramadan. Sedikitnya, ada 5 hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kualitas ibadah," ujarnya mengawali tausiyah.
Pertama MUAKADAH; mengingat janji syahadat kepada Allah SWT. Sebagai umat muslim, bukan hanya di ulang ketika sholat, melainkan sudah diikrarkan sewaktu masih didalam rahim. Inilah dasar untuk selalu meningkatkan dan memupuk keimanan seseorang.
Kedua MUROQABATULLAH; merasa selalu diawasi Allah SWT. Tidak perlu banyak alasan untuk selalu berbuat baik dan meninggalkan hal-hal buruk tanpa harus tengok kanan tengok kiri. Hanya dengan satu hal ini saja sudah kuat pegangan untuk berjalan di jalanNya.
Ketiga MUHASABAH; instropeksi diri. Layaknya bercermin saat bersolek, tahu mana bagian tubuh yang akan di tonjolkan dan mana kekurangan yang akan ditutupi. Hal ini yang seharusnya selalu diingat, bukan hanya secara lahir, melainkan batiniah (pembenahan dan perbaikan) keimanan, itu yang terpenting.
Keempat MUAQOBAH; senantiasa memberikan sanksi (hukuman) terhadap diri sendiri. Sadar diri ketika melakukan kelalaian, baik lalai sholat jamaah atau dalam ibadah lain. Banyak cara yang bisa dilakukan. Salah satu hal yang dapat dilakukan yaitu dengan berinfaq/sedekah ketika melakukan satu kelalaian. Selain sarana instropeksi diri, infaq/sedekah sangat berguna sebagai media dakwah dan membantu kaum yang kekurangan.
Kelima SUNGGUH-SUNGGUH DALAM BERIBADAH; ibadah bukan sekedar pakaian yang tampak indah dipandang mata ataupun agar dilihat alim oleh orang lain. Lebih mendalam, ibadah adalah media komunikasi dengan Allah SWT. Alim dari dalam dan di tunjukkan dengan tingkah laku perbuatan sehari-hari.
Dengan menjaga beberapa hal tersebut, keimanan dapat selalu terjaga dan tumbuh subur bagai sebuah pohon rindang. Daunnya menjadi tempat berteduh, buahnya menghidupi, dari akarnya menyimpan mata air jernih penghapus dahaga orang yang meminumnya. (bh/nes)
Tetap sehat dan semangat
#Lawan Covid-19
Penulis : MTsN Ngawen/MTsN 5
Editor : Siti Nurafrianti