Tepus (MIN 6 Gunungkidul) – MIN 6 Gunungkidul kembali melaksanakan kegiatan rutin pembiasaan pagi pada Rabu (1/4/2026) yang diikuti oleh seluruh guru dan siswa di lingkungan madrasah. Kegiatan ini merupakan program harian yang dilaksanakan secara konsisten setiap hari selain Senin dan Jumat.
Pembiasaan pagi tersebut meliputi salat duha berjamaah, pembacaan Asmaul Husna, hafalan hadis, hafalan surat-surat pendek, serta kajian Kitab Alala. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan khidmat sebagai bagian dari upaya pembentukan karakter religius peserta didik.
Pelaksanaan kegiatan menyesuaikan dengan kondisi cuaca. Saat hujan, kegiatan dilaksanakan di masjid madrasah, sedangkan ketika cuaca cerah, kegiatan berlangsung di halaman madrasah agar siswa dapat mengikuti dengan lebih leluasa.
Dalam kesempatan tersebut, salah satu guru MIN 6 Gunungkidul, Ashari, turut memberikan pesan dan motivasi kepada para siswa agar senantiasa menjaga ibadah wajib. “Anak-anakku, biasakan diri untuk tidak meninggalkan salat lima waktu. Salat adalah kewajiban utama kita sebagai umat Islam. Jika kalian sudah terbiasa disiplin dalam salat, insyaAllah kehidupan kalian akan lebih terarah, penuh keberkahan, dan dimudahkan dalam meraih cita-cita,” ujarnya.
Kegiatan pembiasaan pagi ini bertujuan menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini, membentuk karakter disiplin, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan siswa. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk membiasakan siswa dalam mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Manfaat yang dirasakan dari kegiatan ini antara lain meningkatnya kedisiplinan dan kebersamaan antar siswa, memperkuat hafalan doa, hadis, dan Al-Qur’an, serta membentuk sikap spiritual yang positif dalam diri peserta didik.
Melalui pembiasaan pagi yang rutin dan berkesinambungan ini, MIN 6 Gunungkidul berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan karakter religius yang kuat. (End)
Penulis : Min Tepus/MIN 6
Editor : Putri HS