Semin (MIN 3 Gunungkidul) - MIN 3 Gunungkidul menggelar kegiatan pembelajaran PJOK yang mengangkat materi Pencak Silat sebagai bagian dari pelestarian budaya dan penguatan karakter siswa. Kegiatan ini dilaksanakan lapangan voli Karang Taruna Dusun Tugu, Semin dengan antusiasme tinggi dari siswa kelas IV pada Kamis, (25/9/2025).
Guru PJOK, Joko Suseno, menjelaskan bahwa tujuan utama pembelajaran ini adalah mengenalkan seni bela diri tradisional Indonesia kepada generasi muda. “Pencak Silat bukan hanya soal gerakan fisik, tapi juga nilai-nilai luhur seperti disiplin, hormat, dan keberanian,” ujarnya.
Kegiatan dimulai dengan pemanasan bersama, dilanjutkan dengan latihan teknik dasar seperti kuda-kuda, pukulan, tangkisan, dan elakan. Siswa juga diajak bermain dalam kelompok untuk menyusun rangkaian gerakan silat secara kreatif. Beberapa siswa bahkan menampilkan gerakan silat dalam bentuk drama pendek bertema kepahlawanan.
Kepala Madrasah, Faiqotul Asriyah, menyampaikan bahwa pembelajaran ini sejalan dengan Kurikulum Merdeka yang menekankan penguatan profil pelajar Pancasila. “Kami ingin anak-anak tidak hanya sehat jasmani, tapi juga bangga terhadap budaya bangsanya,” ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi refleksi, di mana siswa menyampaikan kesan mereka. “Saya jadi tahu cara membela diri dan merasa lebih percaya diri,” ujar Raffa, siswa kelas IV.
Dengan semangat yang tinggi, MIN 3 Gunungkidul berkomitmen menjadikan Pencak Silat sebagai bagian rutin dalam pembelajaran PJOK, sekaligus sebagai upaya menjaga warisan budaya Indonesia.
Penulis : MIN Semin/MIN 3
Editor : Putri HS