Gedangsari (KUA Gedangsari) - KUA Gedangsari bekerja sama dengan Baznas Kabupaten Gunungkidul mengadakan Pelatihan Imam Khotib dan Pembinaan Guru Ngaji di RM Pawon Ndeso Gedangsari, Senin (16/12). Peserta merupakan utusan dari takmir masjid dan guru ngaji se-Kecamatan Gedangsari sebanyak 30 orang.
Bertindak sebagai narasumber adalah Kepala KUA Gedangsari Muh. Kamsun dengan materi "Peran Takmir Masjid dan Guru Ngaji dalam Pembinaan Moderasi Beragama" dan Penyuluh PAIF Gedangsari Sandi Rokhman dengan materi "Tata Cara Khutbah dan Ceramah Praktis".
Kepala KUA Gedangsari, Muh. Kamsun menyampaikan betapa pentingnya para takmir dan guru ngaji untuk memahami dan menyampaikan materi pembinaan tentang moderasi beragama kepada para jamaah. Dikatakan, dengan wawasan moderasi beragama diharapkan dakwah keagamaan akan menghadirkan suasana harmonis di masyarakat. "Para takmir dan guru ngaji hendaknya memahami bahwa pesan dakwah keagamaan harus berorientasi pada kemaslahatan umat dunia akhirat. Demikian juga membangun kebanggaan sebagai umat mayoritas di negeri ini sekaligus juga kebangaan sebagai warga bangsa Indonesia," ujarnya.
Menurutnya, takmir dan guru ngaji, didalam mengemban tugas dakwah agar selalu berpegang pada 4 pilar yang disingkat PBNU yaitu Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan Undang-Undang Dasar 1945. Dengan demikian akan terhindar dari penyampaian materi dakwah yang mengandung paham-paham radikalisme yang dapat merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam kesempatan ini Muh Kamsun juga menyampaikan Sembilan Seruan Kementerian Agama dalam rangka pengarus-utamaan moderasi beragama di Indonesia.
Narasumber lain, Sandi Rokhman, menyampaikan beberapa hal pokok dan praktis dalam melakukan tugas dakwah di mimbar khutbah yang perlu dijadikan pedoman bagi para takmir dan da'i.
Sedangkan Camat Gedangsari Martono Imam Santoso dalam sambutannya berharap agar para takmir dan guru ngaji ikut berperan mendorong partisipasi jamaah atau masyarakat dalam berbagai kegiatan terkait ikhtiar peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk dalam penerimaan bantuan dari luar daerah Gunungkidul seperti pembuatan sumur dan pengeboran air untuk mengatasi kekurangan air di Gedangsari.
Penulis : KUA Gedangsari
Editor : Andi Eko