Peduli Kerukunan, Keluarga Besar MTsN 5 Gunungkidul Ikuti Tasyakuran HAB ke-74 Kemenag

  Selasa, 07 Januari 2020    Bacakan Berita     273 
Foto Peduli Kerukunan, Keluarga Besar MTsN 5 Gunungkidul Ikuti Tasyakuran HAB ke-74 Kemenag

Ngawen (MTsN 5 Gunungkidul) - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul (Kankemenag GK) menghelat tasyakuran akbar peringatan HAB 74 Kemenag di GOR Siyono, Selasa (07/01/2020). Menghadirkan seluruh ASN serta pegawai di lingkungan Kankemenag GK, termasuk lingkungan MTsN 5 Gunungkidul (Madsalim GK).


Hadir kepala Kantor Wilayah Kemenag DIY, Wakil Bupati, Forkompimda, Ketua Baznas, Ketua Dharma Wanita, tokoh Muhammadiyah, tokoh Nahdatul Ulama dan tokoh organisasi agama serta masyarakat di Gunungkidul lainnya. Acara diawali dengan tadarus Al Quran secara berjama'ah. Dilanjutkan doa bersama, acara seremonial, pembinaan serta launching Sistem Informasi dan Manajemen Kinerja Kementerian Agama Gunungkidul (SIMKG). 


Kakanwil Kemenag DIY, Edhi Gunawan, menyebutkan bahwa kerukunan di Indonesia semakin terancam. Banyak kelompok-kelompok yang akan memecah belah. "Seluruh keluarga besar Kemenag hendaknya terus berusaha membangun kebersamaan umat, baik internal maupun eksternal," pesannya di hadapan seluruh keluarga besar Kankemenag Gunungkidul. Ia juga mengenalkan tema sekaligus jargon HAB 74, yaitu Umat Rukun Indonesia Maju. 


Sebelumnya, Wabup Gunungkidul, Imaman Wahyudi memberikan apresiasi terhadap kegiatan tasyakuran ini. "Kegiatan pagi ini sebagai upaya serius mewujudkan kehidupan yang rukun dan damai di Gunungkidul terutama menjelang pilkada 2020 mendatang," tandasnya. Ia juga mengajak seluruh ASN Kemenag untuk terus berbenah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tidak hanya menguasai iptek tetapi juga penuh etika kesopanan. 


Usai pembinaan, Edhi didampingi oleh Wabup, Kakankemenag beserta jajaran, Kapolres, Dandim dan tokoh agama serta masyarakat Gunungkidul melaunching SIMKG. Launching ditandai penekanan tombol dan pemutaran video pengantar SIMKG. Kakankemenag Gunungkidul, Aidi menyebutkan bahwa SIMKG merupakan tindak lanjut dari PP Nomor 30 Tahun 2019 tentang Penilaian Kinerja PNS, termasuk di dalamnya Sistem Informasi dan Manajemen Kinerja berbasis IT. SIMKG terdiri dari G-PTSP, G-Surat, G-Cuti, G-Kinerja, dan G-Umroh.


Saat dimintai keterangan, kepala Madsalim GK, Dedy Mustajab, mengatakan bahwa tasyakuran dan doa bersama bertujuan agar Indonesia termasuk keluarga besar Madsalim GK terhindar dari perpecahan. Acara ditutup dengan kembul bujono atau makan bersama ayam ingkung dan nasi uduk. Madsalim GK menyiapkan 3 paket ayam ingkung dan nasi uduk untuk dinikmati bersama peserta dari madrasah lain sebagai wujud kerukunan. (nes)

Penulis : MTsN Ngawen/MTsN 5

Editor : Siti Nurafrianti

Facebook Kemenag Gunungkidul