Karangmojo (MTsN 8 Gunungkidul) -- MTs Negeri 8 Gunungkidul menggelar aksi Gerakan Nasional Aksi Bergizi. Gerakan Nasional Aksi Bergizi serentak merupakan kegiatan yang dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran siswa dalam membiasakan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), konsumsi gizi seimbang, dan aktivitas fisik bagi anak sekolah. Sesuai instruksi dari Kemenkes RI Gerakan Nasional Aksi Bergizi bertujuan untuk menekan angka stunting di Indonesia melalui pemberian Tablet Tambah darah (TTD) kepada seluruh remaja putri di Indonesia. “Pencegahan stunting di MTs Negeri 8 Gunungkidul menyasar kepada kurang lebih 225 siswa putri melalui pemberian Tablet Tambah Darah (TTD)," papar Kepala Madrasah, Hamid Abdul Basit pada Rabu (26/10/22). Ia mengatakan bahwa stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada balita karena kurangnya asupan gizi, infeksi berulang, hingga kurangnya stimulasi gizi.
Pelaksanaan Gerakan Nasional Aksi Bergizi di MTsN 8 Gunungkidul di bagi menjadi beberapa kegiatan. Kegiatan pertama diawali dengan senam sehat yang diikuti seluruh siswa beserta guru karyawan. Senam dilaksanakan mulai pukul 07.00 WIB di GOR MTs Negeri Karangmojo. Kemudian setelah senam selesai siswa beristirahat sejenak di lanjutkan dengan makan pagi bersama dengan menu sehat bergizi yang sudah dibawa siswa dari rumah masing-masing. Pemberian TTD (Tablet Tambah Darah) setelah makan pagi Bersama.
Menurut Kepala MTsN 8 Gunungkidul gerakan ini adalah hal penting untuk meningkatkan konsumsi TTD para remaja sekaligus memperbaiki perilaku mengonsumsi gizi yang seimbang. Karena menurut data yang dihimpun Kemenkes RI kasus anemia atau kurang darah pada remaja masih cukup tinggi, berkisar di atas 20 persen dari total populasi usia remaja. Selain itu perbaikan asupan gizi sangat diperlukan dan akan terbawa sampai mereka dewasa dan memasuki fase kehamilan.(dew-mmn)
Penulis : MTsN Karangmojo/MTsN 8
Editor : Siti Nurafrianti