Paradigma Baru Pelayanan Bimas Islam

  Selasa, 10 Januari 2023    Bacakan Berita     196 
Foto Paradigma Baru Pelayanan Bimas Islam

Wonosari (Kemenag Gunungkidul) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul Drs. H. Sa’ban Nuroni MA menyampaikan beberapa paradigma baru dalam hal pelayanan bimbingan masyarakat Islam, diantaranya pertama, mengelola masyarakat yang mejemuk diperlukan kehati-hatian pendekatan.

“Kita harus memahami kondisi binaan kita. Gunakan perspektif wakil negara dengan landasan konstitusional. Penyuluh harus menjadi aktor solutif di masyarakat, bukan aktor provokatif,” kata Sa’ban pada pertemuan rutin Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Agama Islam Fungsional Kankemenag Gunungkidul di RM Remen Temen, Selasa (10/1/2023).

Kedua, lanjut Sa’ban, bimbingan masyarakat perlu menggunakan strategi partisipatif, artinya melibatkan masyarakat sebagai subjek dan menggunakan metode yang sesuai dengan kondisi masyarakat tersebut. Ketiga, bimbingan masyarakat bertujuan memberdayakan umat untuk mewujudkan khoiru ummah. Keempat, program bimbingan masyarakat dilandaskan kebutuhan masyarakat.

Sebelumnya, Kasi Bimas Islam H. Zuhdan Aris S.Ag MA menerangkan beberapa agenda penyuluh agama Islam di tahun 2023 ini, yaitu penyusunan SKP, pembinaan keagamaan calon pengantin, persiapan STQ tingkat Kabupaten Gunungkidul, persiapan pemilihan Penyuluh Agama Islam Teladan dan lomba masjid percontohan tahun 2023.

Hadir Ketua Pokjaluh Agama Islam Fungsional H. Aminudin Rosjid MA. Beserta jajarannya dan pelaksana Seksi Bimas Islam Kemenag Gunungkidul. (and)

Penulis : Andi Eko

Editor : Siti Nurafrianti

Facebook Kemenag Gunungkidul