Outing Class MTsN 4 Gunungkidul: Belajar Nilai Kemandirian dan Keikhlasan di Masjid Tiban Turen, Malang

  Senin, 27 Oktober 2025    Bacakan Berita     18 
Foto Outing Class MTsN 4 Gunungkidul: Belajar Nilai Kemandirian dan Keikhlasan di Masjid Tiban Turen, Malang

Malang (MTsN 4 Gunungkidul) — MTsN 4 Gunungkidul melaksanakan kegiatan Outing Class yang inspiratif dengan mengunjungi Masjid Tiban di Turen, Malang pada Ahad (26/10/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada siswa tentang aktivitas santri Pondok Pesantren Salafiah Bihaaru Bahri Asali Fadlaailir Rahmah (Bi Ba’a Fadlrah) dalam berkontribusi pada pembangunan dan pengelolaan masjid yang dikenal dengan arsitekturnya yang megah dan unik.

Masjid Tiban, yang sering disebut “tiba-tiba muncul” oleh masyarakat sekitar karena proses pembangunannya yang terkesan cepat dan misterius, sejatinya merupakan hasil kerja keras dan gotong royong para santri serta jamaah sejak tahun 1978. Masjid megah dengan 10 lantai ini menjadi simbol ketekunan, keikhlasan, dan semangat kerja kolektif di lingkungan pesantren.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan siswa MTsN 4 Gunungkidul berkesempatan menyaksikan secara langsung bagaimana para santri terlibat aktif dalam pengelolaan berbagai fasilitas di kompleks masjid. Masjid Tiban tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan ekonomi, edukasi, dan sosial pesantren.

Beberapa hal menarik yang diamati siswa antara lain Sepuluh Lantai yang Multifungsi. Setiap lantai memiliki fungsi yang berbeda, mulai dari tempat ibadah, ruang makan, tempat istirahat, hingga area hiburan edukatif seperti akuarium dan kebun binatang mini. Bahkan, terdapat kios-kios yang dikelola langsung oleh para santri sebagai bagian dari latihan kemandirian ekonomi. Selain itu, Meneladani Etos Kerja Santri.

Melalui kegiatan ini, siswa belajar pentingnya etos kerja, kemandirian, dan kontribusi nyata dalam kehidupan bermasyarakat serta beragama.

Kegiatan Outing Class ini didampingi langsung oleh Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Fajarudin, yang turut memberikan pembimbingan dan refleksi makna kunjungan bagi siswa. “Kami berharap siswa dapat mengambil pelajaran berharga dari kisah pembangunan Masjid Tiban ini, khususnya tentang kekuatan persatuan, keikhlasan beramal, dan peran sentral santri dalam memajukan peradaban. Anggapan masyarakat tentang ‘Masjid Tiban’ harus dilihat sebagai motivasi bahwa dengan niat tulus dan kerja keras, hasil yang luar biasa dapat terwujud,” ujarnya.

Kegiatan edukatif ini diharapkan menjadi bekal motivasi bagi siswa MTsN 4 Gunungkidul untuk tumbuh menjadi generasi yang mandiri, berakhlak mulia, dan bersemangat dalam berkontribusi positif bagi masyarakat dan agama.(ars)

Penulis : MTsN Wonosari/MTsN 4

Editor : Putri HS

Facebook Kemenag Gunungkidul