Muhammad Syukur, Kepala KUA Nglipar Yang Baru

  Kamis, 14 Desember 2023    Bacakan Berita     277 
Foto Muhammad Syukur, Kepala KUA Nglipar Yang Baru
Sertijab Kepala KUA Nglipar

Nglipar (KUA Nglipar) - KUA Nglipar mengadakan serah terima jabatan (sertijab) Kepala KUA  Kapanewon  Nglipar dari  H. Endra Muhadi S.Sos MA.  kepada  Muhammad Syukur SHI MSI. Acara yang diselenggarakan di Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Nglipar ini berlangsung dengan khidmad dan lancar, Kamis  (14/12/2023).

Acara ini dihadiri langsung  Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, Drs. H. Sa’ban Nuroni MA, Forkompimkap Nglipar, pimpinan unit kerja atau instansi, kepala desa se-Kapanewon Nglipar dan beberapa tokoh agama yang terdiri dari ormas Islam, NU, Muhammadiyah, LDII, MTA , dan lembaga keagamaan MUI dan DMI.

Dalam sambutannya, Endra Muhadi menyampaikan permohonan maaf kepada para undangan bila dalam menjalankan tugasnya sebagai Kepala KUA Nglipar ada hal-hal yang kurang berkenan. Endra Muhadi juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat, pemerintah dan ormas keagamaan yang ada di Kapanewon Nglipar, yang selama ini telah membantu dan bekerja sama dengan pihak Kementerian Agama, khususnya KUA Kapanewon Nglipar, sehingga dalam pelaksanaan program-program Kementerian Agama, dapat berjalan dengan baik.

Muhammad Syukur sebagai Kepala KUA Nglipar yang baru, berharap kehadirannya dapat diterima dengan baik dan dapat melanjutkan tugas sesuai dengan amanah yang diterimanya. Muhammad Syukur juga berterima kasih kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul yang telah memberikan tugas barunya di KUA  Nglipar. “Alhamdulillah sekarang lebih dekat jaraknya dari tempat tinggal saya,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Kepala Kemenag Gunungkidul Sa’ban Nuroni berharap kepada Endra Muhadi yang pindah tugas di KUA Kapanewon Wonosari untuk tetap menjalankan tugas penghulu dengan senang dan gembira. Selanjutnya kepada Kepala KUA Nglipar yang baru, Sa’ban Nuroni meminta untuk tetap menjalin komunikasi, koordinasi dan kerja sama dengan seluruh pihak terkait, baik swasta maupun pemerintah dalam menciptakan suasana kondusif di wilayahnya masing-masing, khususnya di Kapanewon  Nglipar.

Sa'ban melanjutkan, dalam konteks keberagaman, moderasi beragama memiliki peran penting untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. “Perbedaan paham, pandangan tidak bisa disatukan, tetapi perbedaan itu bisa menjadi sarana untuk menjalin kebersamaan. Toleransi dan kerukunan  serta moderasi beragama diharapkan tetap menjadi bagian dari program KUA, selain hal terkait pencatatan perkawinan,” ujarnya seraya mendorong agar inovasi-inovasi pelayanan kepada masyarakat tetap diciptakan di KUA, terlebih KUA Nglipar adalah KUA Revitalisasi. (dwi)

Penulis : KUA Nglipar

Editor : Andi Eko

Facebook Kemenag Gunungkidul