Rongkop (MTsN 9 Gunungkidul) — MTsN 9 Gunungkidul menggiatkan kembali budaya 5S yaitu Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun sebagai bagian dari penyambutan siswa setiap pagi. Kegiatan ini merupakan salah satu implementasi nyata dari Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), yang menekankan pada hubungan hangat dan penuh kasih antara guru, siswa, dan seluruh warga madrasah.
Setiap pagi, Bapak Ibu guru dan pegawai berdiri di area gerbang madrasah untuk menyambut kedatangan siswa dengan senyum tulus, salam hangat, dan sapa penuh perhatian. Tidak hanya itu, para guru juga menanyakan kabar siswa, mengingatkan tentang kerapian seragam, kebersihan diri, serta pentingnya datang tepat waktu. Momen penyambutan ini ditutup dengan bersalaman, sebagai simbol penghormatan dan kasih sayang antargenerasi.
Kepala MTsN 9 Gunungkidul, Kendah Romi Widiyastuti, menyampaikan bahwa budaya 5S ini bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan bentuk penguatan nilai-nilai kemanusiaan dan cinta dalam lingkungan pendidikan. “Kami ingin setiap siswa merasa dihargai, disayangi, dan diperhatikan sejak langkah pertama mereka memasuki gerbang madrasah. Inilah ruh dari Kurikulum Berbasis Cinta,” tuturnya.
Dengan kegiatan ini, diharapkan suasana madrasah menjadi lebih hangat, ramah, dan memotivasi siswa untuk belajar dengan hati yang tenang. MTsN 9 Gunungkidul terus berkomitmen menjadikan cinta sebagai fondasi utama dalam proses pendidikan dan pembentukan karakter siswa. (nh)
Penulis : MTsN Rongkop/MTsN 9
Editor : Putri HS