Rongkop (MTsN 9 Gunungkidul) - MTsN 9 Gunungkidul menyelenggarakan workshop penyusunan kurikulum pada Senin dan Selasa (10-11/6/2024) bertempat di Laboratorium IPA. Kegiatan yang diikuti seluruh guru dan pegawai madrasah ini menghadirkan narasumber Maman Nurjaya, guru SMAN 1 Karangmojo dan Muhammad Syaiful, pengawas pada Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul.
Iskak Rusmadi selaku kepala madrasah menyampaikan bahwa untuk menuju rintisan madrasah budaya, madrasah sudah melakukan beberapa langkah. "Kita sudah menetapkan Tim Madrasah Budaya dengan SK, kemudian melakukan studi banding ke sekolah berbasis budaya yaitu ke SMAN 1 Karangmojo dan sekarang, kita melakukan workshop kurikulum untuk menuju Rintisan Madrasah Budaya," papar Iskak.
Narasumber penyusunan kurikulum, Maman Nurjaya, menyampaikan materi implementasi sekolah berbasis budaya. "Hal yang mendasar dalam implementasi sekolah berbasis budaya adalah internalisasi nilai-nilai luhur dalam kegiatan pembelajaran dan kehidupan sehari-hari," papar Maman. "Adapun unsur-unsur budaya yang harus kita kembangkan selain nilai-nilai luhur adalah adat atau kegiatan budaya dan artefak atau produk budaya," tambahnya.
Cahya Widya Purnama selaku waka kurikulum berharap semua guru mampu mengembangkan pembelajaran sesuai kurikulum merdeka yang berbasis pada budaya. "Melalui workshop penyusunan kurikulum dan penyusunan modul ajar, guru-guru telah siap untuk menyambut tahun pelajaran 2024/2025 baik secara pemahaman maupun administrasi pembelajaran," ungkap Cahya. (nh)
Penulis : MTsN Rongkop/MTsN 9
Editor : Siti Nurafrianti