Rongkop (MTsN 9 Gunungkidul) - Suasana penuh keakraban dan kehangatan tampak pada kegiatan anjangsana guru dan pegawai MTsN 9 Gunungkidul (Mad9G) beserta keluarganya, Sabtu (25/1/2020). Kegiatan tersebut dilaksanakan setiap tiga bulan sekali dengan acara utama pengajian.
Dalam anjangsana kali ini juga diadakan perpisahan guru yang mutasi. Suparmi yang kebetulan sebagai tuan rumah anjangsana dimutasi ke MTsN 4 Gunungkidul . "Jarak memang menjadi lebih dekat, tetapi ikatan batin yang sudah terjalin selama ini sungguh sangat kuat. Kebersamaan seperti ini yang membuat hati ini berat meninggalkan Mad9G," ujarnya saat berpamitan.
Selanjutnya Kepala Mad9G Iskak Rusmadi berharap jalinan silaturahmi yang sudah terjalin selama ini tetap terjaga. "Kebersamaan dan rasa kekeluargaan yang kuat yang menjadi ciri khas Mad9G yang harus dipertahankan," ungkapnya seraya berharap anjangsana ini dapat dimanfaatkan untuk mempertebal iman keluarga besar Mad9G melalui pengajian yang disampaikan. Dalam kesempatan ini juga disampaikan beberapa informasi berkaitan program-program madrasah.
Dalam acara inti, ustadz Fauzi Anshari Sholeh menyampaikan tausiah dengan tema sabar dan syukur. "Hanya ada dua alat yang bisa kita gunakan dalam menghadapi ujian hidup. Apa itu? Sabar dan syukur," tegasnya. Dikatakan, ketika manusia menghadapi kesusahan, maka sabar yang digunakan. Sebaliknya, dalam menerima kebahagiaan, maka kita harus bersyukur. Manusia yang pandai bersyukur akan ditambah kenikmatannya, sedangkan manusia yang kufur akan dikurangi kenikmatannya oleh Allah. "Mari kita hadapi ujian hidup ini dengan sabar dan syukur sehingga kita bisa lulus ujian di dunia dengan baik," ajaknya.
Setelah pengajian dilanjutkan dengan beberapa pengumuman, pengundian arisan, pembagian doorprize dan makan bersama. (iba/nh)
Penulis : MTsN Rongkop/MTsN 9
Editor : Andi Eko