Rongkop (MTsN 9 Gunungkidul) - Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gunungkidul menggelar puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia (HLHS) Tahun 2024 pada Kamis (20/6/2024) di kompleks Telaga Jonge Semanu. Kegiatan berupa apel yang dipimpin langsung oleh Bupati Gunungkidul, Bapak Sunaryanta, dan diikuti lebih dari 300 peserta yang terdiri dari Pemda Gunungkidul, Himpunan Penggiat Adiwiyata Indonesia (HPAI), Jejaring Pengelola Sampah Mandiri (JPSM), Pokdarwis Telaga Jonge dan siswa-siswa sekolah adiwiyata di Gunungkidul.
MTsN 9 Gunungkidul mengirimkan lima siswa dan dua guru pendamping. "Sebagai madrasah adiwiyata, kita berperan aktif untuk bersama berbagai pihak menjaga bumi tercinta," ujar Nuruddin Hidayat selaku guru pendamping. "Kita ke sini untuk ikut membersihkan Telaga Jonge dari sampah plastik dan menyemarakkan puncak peringatan HLHS," imbuhnya.
"Tema peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini adalah restorasi lahan, penggurunan, dan ketahanan terhadap kekeringan," papar Harry Sukmono, Kepala DLH Gunungkidul. "Sedangkan pemerintah Indonesia mengusung tema Penyelesaian Krisis Iklim dengan Inovasi dan Prinsip Keadilan. Tema ini menjadi pengingat sekaligus ajakan bahwa penyelesaian akar masalah krisis iklim harus diselesaikan dengan inovasi yang dilaksanakan secara konsisten oleh seluruh pemangku kepentingan, sekaligus harus mengedepankan prinsip keadilan dan inklusvitas," tambahnya.
Bupati Gunungkidul Sunaryanta dalam amanatnya menekan bahwa lingkungan hidup sangat diperlukan dalam kehidupan kita, sehingga kita harus menjaga keseimbangan ekosistem. "Alam yang terus berubah ini karena perilaku manusia, termasuk yang sekarang kita rasakan adalah perubahan iklim seperti kekeringan dan kekurangan air. Upaya kita adalah melakukan restorasi lahan dengan menanam pohon dan sebagainya," jelasnya. (nh)
Penulis : MTsN Rongkop/MTsN 9
Editor : Siti Nurafrianti