Rongkop (MTsN 9 Gunungkidul) - MTsN 9 Gunungkidul menyelenggarakan Workshop Ecoprint bagi guru dan tenaga kependidikan pada Jumat, (14/11/2025). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi serta kreativitas pendidik dan pegawai dalam memanfaatkan bahan alam sebagai media seni yang ramah lingkungan.
Workshop dibuka oleh Pengawas Madrasah, Sugeng Wibowo, yang dalam sambutannya menyampaikan kebijakan madrasah terkait penguatan sumber daya manusia. Ia menekankan bahwa kemampuan inovatif dan kesadaran lingkungan perlu terus ditumbuhkan di kalangan pendidik untuk mendukung kualitas layanan pendidikan.
Sebagai pemateri, hadir Siti Nurhayati, Ketua Kelompok Ecoprint Asem Mulyo dari Ponjong. Beliau menjelaskan teori dasar Ecoprint, termasuk pemilihan daun, teknik penataan pola, proses kukus, serta prinsip keberlanjutan. Setelah sesi teori, peserta diajak praktik langsung menggunakan teknik steaming (kukus), yaitu metode pemindahan motif melalui proses pengukusan sehingga warna dan bentuk daun melekat kuat pada media kain.
Pada kesempatan tersebut, Cahya Widya Purnama, selaku Wakaur Kurikulum MTsN 9 Gunungkidul, menyampaikan pentingnya workshop seperti ini untuk meningkatkan wawasan dan kreativitas guru dan tenaga kependidikan. Menurutnya, pengalaman Ecoprint dapat menjadi inspirasi dalam mengembangkan pembelajaran yang lebih variatif, menarik, dan berorientasi pada pelestarian lingkungan.
Melalui kegiatan ini, MTsN 9 Gunungkidul berharap seluruh peserta tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga mampu mengintegrasikan nilai-nilai kreativitas dan kepedulian lingkungan dalam kegiatan madrasah. Workshop berlangsung antusias dan menghasilkan beragam karya Ecoprint yang estetik dan unik. (nh)
Penulis : MTsN Rongkop/MTsN 9
Editor : Putri HS