MTsN 9 Gunungkidul Gelar Parenting Day: Menjadi Orang Tua Hebat di Era Digital

  Minggu, 28 Juli 2024    Bacakan Berita     87 
Foto MTsN 9 Gunungkidul Gelar Parenting Day: Menjadi Orang Tua Hebat di Era Digital
Ibu Atsar Janjang Lestari saat menjadi nara sumber parenting di Mad9G

Rongkop (MTsN 9 Gunungkidul) -- Di era digital sekarang ini, tidak hanya guru pengajar di madrasah yang harus beradaptasi dalam memberikan pendidikan, tetapi orang tua/ wali siswa juga dituntut untuk memahami pengasuhan terhadap anak. Untuk itu, MTsN 9 Gunungkidul menggelar parenting yang ditujukan untuk orang tua/wali siswa kelas VII dan VIII dengan tema "Menjadi Orang Tua Hebat di Era Digital," Jumat (26/7/2024). Acara ini berlangsung di aula madrasah dengan penuh kehangatan dan antusiasme dari para peserta.

Wakil Kepala Bidang Kurikulum Cahya Widya Purnama, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh orang tua/ wali siswa yang telah meluangkan waktu menghadiri acara parenting. Cahya juga menyampaikan beberapa program madrasah terutama kaitannya dengan pembelajaran kurikulum merdeka, pembiasaan, dan ekstrakurikuler di madrasah. Cahya menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara pihak madrasah dan orang tua untuk keberhasilan proses pendidikan. "Madrasah berharap orang tua/ wali siswa untuk selalu mengawasi putra putrinya, baik mulai berangkat sekolah maupun ketika sudah di rumah. Perhatikan, pengarahan, dan dorongan orang tua sangat penting untuk memotivasi siswa belajar dan tumbuh kembang dengan baik," tandasnya.

Kegiatan ini kemudian dilanjutkan dengan seminar parenting yang menghadirkan narasumber Asar Janjang Lestari, S.Psi., M.AP. Asar memberikan pencerahan dan membuka wawasan baru bagi para orang tua tentang pentingnya parenting untuk mendampingi anak agar bisa tumbuh kembang dengan baik di era digital ini. Kemajuan teknologi dan informasi mengharuskan orang tua untuk mengikutinya sehingga bisa mendampingi anak dengan baik. Adanya internet membuat anak bisa berselancar dengan bebasnya di dunia maya. Mereka bisa mengetahui apa saja yang diinginkannya. 

Asar juga menegaskan bahwa handphone dapat berdampak positif dan negatif bagi anak. Namun yang terpenting, jangan sampai anak-anak lebih butuh handphone-nya daripada orang tuanya. Oleh karena itu, orang tua harus hadir secara fisik dan pikiran dalam mendampingi anak tumbuh kembang. Ada beberapa tips yang disampaikannya dalam mendampingi anak agar terhindar dari dampak negatif handphone, diantaranya orang tua harus memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan anaknya. "Kuatkan kedekatan emosional kita dengan anak. Caranya bangun komunikasi dan interaksi yang baik dengan anak. Emosi boleh keluar, tapi harus dengan kata-kata yang positif. Gunakan kalian pujian, jangan pernah membandingkan anak kita dengan orang lain, dan cintai anak dengan tulus tanpa syarat," jelasnya. Selain itu, Asar juga menjelaskan bagaimana cara mengetahui gaya belajar anak, apakah auditori, visual, dan kinestetik. Gaya belajar anak perlu diketahui orang tua agar bisa mengasuh dan mendidik dengan tepat, sehingga anak bisa tumbuh kembang sesuai dengan harapan para orang tua," ungkapnya.

Acara parenting ini berjalan dengan sukses dan penuh manfaat. Para orang tua mendapatkan bekal pengasuhan anaknya dengan tepat. Dengan sinergi yang baik antara madrasah dan orang tua, siswa dapat terhindar dari dampak negatif perkembangan teknologi dan dapat meraih prestasi yang gemilang dan berkembang sesuai potensi mereka. (iba)

Penulis : MTsN Rongkop/MTsN 9

Editor : Siti Nurafrianti

Facebook Kemenag Gunungkidul