Rongkop (MTsN 9 Gunungkidul) - MTsN 9 Gunungkidul menggelar kegiatan Achievement Motivation Training (AMT) bagi siswa kelas IX pada Jumat (13/2/2026). Kegiatan ini diikuti seluruh siswa kelas IX beserta orangtua atau wali murid, sebagai bentuk sinergi antara madrasah dan keluarga dalam mendukung kesiapan belajar peserta didik.
Mengusung tema “Bermimpilah Selagi Bisa: Memantapkan Hati, Menguatkan Ikhtiar, dan Mengukur Prestasi”, kegiatan ini bertujuan menumbuhkan semangat belajar, memperkuat tekad, serta membangun komitmen siswa dalam menghadapi masa-masa penting menjelang kelulusan.
Kepala MTsN 9 Gunungkidul, Kendah Romi Widiyastuti, dalam sambutannya menyampaikan bahwa siswa kelas IX saat ini berada pada masa yang sangat krusial. “Anak-anak kita sedang berada di masa kritis, masa yang menentukan kesuksesan belajar mereka ke depan. Oleh karena itu, diperlukan kesungguhan dan kedisiplinan dalam memanfaatkan waktu,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kemampuan siswa dalam membagi waktu antara belajar, beristirahat, dan beraktivitas lainnya, terutama dalam mempersiapkan diri menghadapi ujian. Kendah turut mengajak para orangtua untuk berperan aktif memberikan dukungan, pendampingan, serta bimbingan di rumah agar proses belajar berjalan optimal.
Sementara itu, Ketua Komite MTsN 9 Gunungkidul, Sujarna, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan AMT ini. Ia berharap kegiatan tersebut mampu menjadi pemantik semangat baru bagi siswa. “Semoga setelah mengikuti AMT, anak-anak semakin termotivasi, memiliki tujuan yang jelas, dan berusaha sungguh-sungguh untuk meraih prestasi terbaik,” ungkapnya.
Kegiatan AMT menghadirkan Pengawas Madrasah, Ponco Budi Susilo yang menyampaikan materi dengan penuh semangat dan interaktif. Dalam paparannya, Ponco mengajak siswa untuk berani bermimpi besar selama masih memiliki kesempatan. Ia menanamkan nilai-nilai akhlak sebagai fondasi utama dalam meraih kesuksesan, serta membagikan strategi praktis untuk mencapai cita-cita melalui perencanaan yang matang, disiplin, dan kerja keras.
Suasana kegiatan berlangsung khidmat sekaligus penuh antusiasme. Siswa dan orangtua tampak mengikuti setiap sesi dengan serius, bahkan beberapa momen refleksi membuat peserta semakin menyadari pentingnya peran usaha dan doa dalam perjalanan meraih prestasi.(nh)
Penulis : MTsN Rongkop/MTsN 9
Editor : Putri HS