Wonosari (MTsN 8 Gunungkidul) -- Deklarasi Sekolah Ramah Anak (SRA) dilaksanakan pada hari Rabu (30/11/2022) di gedung PLHUT Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul. Sebelum deklarasi, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, H. Supriyanto, S.Ag.,M.S.I., memberikan sosialisasi tentang pelaksanaan Sekolah Ramah Anak di madrasah masing-masing.
Di hadapan kurang lebih 80 kepala madrasah mulai dari RA/RAM sampai MA baik madrasah negeri maupun swasta Supriyanto mengungkapkan, ”Salah satu sikap ramah anak adalah memberikan kesempatan kepada anak untuk mengembangkan bakat dan minat sesuai dengan keinginan mereka, pemilihan bidang ekstra kurikuler misalnya, jangan mendahulukan kepentingan madrasah semata, tetapi sesuai dengan kebutuhan dan selera anak itu sendiri,” ungkapnya.
Diawali dengan pembacaan Deklarasi Satuan Pendidikan Ramah Anak satu persatu kepala madrasah membubuhkan tanda tangan di banner yang sudah disiapkan. MTsN 8 Gunungkidul yang diwakili oleh wakil kepala urusan kesiswaan tidak ketinggalan ikut andil dalam penandatanganan Sekolah Ramah Anak ini.
Dalam sambutan sekaligus pembinaannya Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul Drs. H.Saban Nuroni, MA., menyatakan, ”Anak adalah cikal bakal masa depan, maka kita didik agar tidak tersingkirkan dari persaingan, anak harus bisa tumbuh kembang dengan baik dan kita harus mendidik sesuai dengan jenjangnya. Kita juga harus mengoptimalkan potensi anak agar bisa berguna di masa depan,” ungkapnya.
MTsN 8 Gunungkidul berkomitmen untuk menjaga agar deklarasi Sekolah Ramah Anak ini benar-benar diwujudkan dalam langkah nyata. Kepala MTsN 8 Gunungkidul, Hamid Abdul Basit, S.Ag.,M.S I., menyampaikan harapannya, ”Seluruh stakeholder hendaknya memiliki tujuan yang sama yakni mengantarkan anak-anak MTsN 8 Gunungkidul menjadi pribadi yang mandiri dengan menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, aman dan menyenangkan,” tuturnya.(skh).
Penulis : MTsN Karangmojo/MTsN 8
Editor : Siti Nurafrianti