Wonosari (MTsN 8 Gunungkidul) – Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran yang lebih humanis dan bermakna, MTsN 8 Gunungkidul mengikutsertakan Waka. Kurikulum, Nur Idiah Asmarawati dalam kegiatan Workshop Kurikulum Berbasis Cinta dan Pembelajaran Mendalam yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul melalui Seksi Pendidikan Madrasah. Kegiatan yang digelar pada Rabu (17/9/2025) ini diikuti oleh seluruh kepala madrasah dan waka Kurikulum dari madrasah se-Gunungkidul.
Hadir sebagai narasumber, Pengawas Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul yang memberikan pemaparan materi terkait penerapan pendekatan pembelajaran yang menekankan nilai cinta, kepedulian, dan kedalaman makna dalam setiap proses belajar.
Dalam pemaparannya, narasumber menekankan bahwa kurikulum berbasis cinta dan pembelajaran mendalam bukan hanya tentang transfer ilmu, tetapi juga membentuk peserta didik yang memahami dirinya, mampu menumbuhkan karakter mulia, dan siap menjadi bagian dari generasi emas Indonesia.
Nur Idiah menyatakan, "Selain mendengarkan paparan materi, kami juga aktif dalam sesi diskusi kelompok. Merancang perangkat pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai humanis, reflektif, serta 8 dimensi kompetensi lulusan yang menjadi landasan pendidikan madrasah. Proses ini menjadi ajang refleksi sekaligus praktik nyata bagaimana kurikulum berbasis cinta dapat diterapkan dalam pembelajaran sehari-hari," ungkapnya.
Melalui workshop ini, diharapkan para pendidik mampu menghadirkan proses belajar yang tidak hanya menyentuh pikiran, tetapi juga hati siswa. Dengan demikian, madrasah dapat terus berkontribusi dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan paham akan jati dirinya.(mmn)
Penulis : MTsN Karangmojo/MTsN 8
Editor : Putri HS