Saptosari (MTsN 8 Gunungkidul) -- Sebagai madrasah yang memiliki visi kepedulian terhadap lingkungan, MTsN 8 Gunungkidul dalam posisinya sebagai madrasah adiwiyata tingkat provinsi berupaya untuk mempertahankan posisinya. Untuk hal tersebut maka pada Kamis (25/1/2024) MTsN 8 Gunungkidul mendapat pendampingan dan pembinaan untuk lanjut menuju madrasah adiwiyata nasional. Hal ini atas inisiasi dan dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gunungkidul yang sejauh ini selalu memberi motivasi.
Pembinaan ini diselenggarakan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 10 Gunungkidul yang beralamat di Ngloro, Saptosari, sebagai madrasah adiwiyata nasional 2023. Sebagai madrasah adiwiyata yang akan lanjut di nasional perlu adanya persiapan yang harus dilakukan untuk memenuhi persyaratan. "Terima kasih kepada DLH yang telah berulang kali memotivasi kami untuk melanjutkan ke tingkat berikutnya. Semoga tahun ini kami bisa mengikuti," ungkap Hamid Abdul Basit Kepala MTsN 8 Gunungkidul yang pada kesempatan tersebut membawa rombongan mengikuti pembinaan dari DLH.
Sebagai gambaran telah ditampilkan beberapa kiat mengenai bagaimana agar lolos dalam adiwiyata nasional nanti. Melalui acara ini madrasah calon adiwiyata nasonal, MTsN 8 Gunungkidul dan juga MTsN 4 Gunungkidul belajar bersama mengenai teknik dan tips sukses adiwiyata nasional dari MIN 10 Gunungkidul. Diharapkan melalui acara ini MTsN 8 Gunungkidul bertambah semangat dalam mengikuti event tersebut. (mmn)
Penulis : MTsN Karangmojo/MTsN 8
Editor : Siti Nurafrianti