Karangmojo (MTsN 8 Gunungkidul) - Memperingati Hari Bumi 2025, MTsN 8 Gunungkidul ikut mendukung program tersebut dengan penanaman bibit pohon matoa di lingkungan madrasah. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Kementerian Agama terkait program prioritas dalam mendukung pelestarian ekoteologi nasional.
Plt. Kepala MTsN 8 Gunungkidul, Kendah Romi Widiyastuti, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan nasional Penanaman 1 Juta Pohon Matoa yang diluncurkan serentak dari tingkat pusat hingga daerah. ”Kita ikut mendukung program ini, apalagi bibit sudah disediakan. Kita libatkan stake holder dalam penanaman bibit,” ujarnya.
Bersama-sama siswa, guru, dan tendik menanam bibit matoa dan beberapa bibit lainnya di lingkungan madrasah pada Rabu (23/4/2025). Seperti dijelaskan Rukmini, selaku koordinator penanaman bahwa ada beberapa jenis bibit yang diterima madrasah. ”Masih banyak lahan yang bisa ditanami sehingga bibit matoa dan lainnya sebagian besar kita tanam di madrasah. Sedangkan untuk bibit jati bisa ditanam di lahan warga madrasah,” tuturnya.
Proses penanaman melibatkan siswa dengan tujuan untuk menanamkan rasa peduli dan cinta terhadap lingkungan, karena kelangsungan hidup di dunia ini bergantung kepada manusianya. Apabila pada diri siswa sudah terdapat rasa cinta pada bumi dan alam semesta, maka kehidupan di dunia akan seimbang. (mmn)
Penulis : MTsN Karangmojo/MTsN 8
Editor : Putri HS