Sleman (MTsN 4 Gunungkidul) – Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, H. Supriyanto S.Ag MSI menekankan pentingnya pola manajemen madrasah yang terstruktur dan terukur. Hal ini disampaikannya dalam acara Peningkatan Keprofesian GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan) dan Manajemen Madrasah MTsN 4 Gunungkidul, yang berlangsung di Griya Persada Hotel Selasa , (8/7/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Supriyanto secara khusus menyoroti pengelolaan dana manajemen madrasah yang harus berpedoman pada prinsip Planning, Organizing, Evaluating, dan Controlling (POEC). Menurutnya, implementasi POEC secara konsisten akan memastikan penggunaan anggaran yang efektif dan akuntabel, serta mendukung pencapaian tujuan pendidikan di madrasah.
"Pola manajemen yang baik dimulai dari perencanaan yang matang, diikuti dengan pengorganisasian yang efisien, evaluasi berkelanjutan, dan kontrol yang ketat. Semua tahapan ini krusial untuk memastikan bahwa setiap stakeholder benar-benar memberikan dampak positif bagi kualitas pendidikan," ujarnya.
Lebih lanjut, Supriyanto juga menegaskan pentingnya peran aktif seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) madrasah. Ia mengajak kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, komite madrasah, dan bahkan orangtua siswa untuk berkolaborasi dan berkontribusi secara optimal dalam setiap aspek manajemen.
"Ketika semua stakeholder ikut berperan aktif, satuan pendidikan akan menjadi layanan yang benar-benar mencerminkan kualitas dan praktik pendidikan terbaik. Pada akhirnya, hal ini akan meningkatkan kepuasan masyarakat pengguna layanan madrasah dan memperkuat hubungan baik antara madrasah dengan komunitasnya." imbuhnya.
Pernyataan Supriyanto ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi MTsN 4 Gunungkidul dan madrasah lainnya di Kabupaten Gunungkidul, dalam menerapkan manajemen yang transparan dan akuntabel demi mewujudkan pendidikan madrasah yang berkualitas.(ian)
Penulis : MTsN Wonosari/MTsN 4
Editor : Putri HS