Wonosari (MTsN 4 Gunungkidul) - Komitmen MTsN 4 Gunungkidul dalam mengembangkan madrasah digital terus diperkuat, terutama sejak madrasah ini ditetapkan sebagai Cyber Madrasah oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Kabid Dikmad) Kanwil Kemenag DIY pada awal tahun 2025, Jumat (24/10/2025).
Kepala MTsN 4 Gunungkidul, Ngadiyan secara konsisten dan intensif memantau seluruh aktivitas guru dan peserta didik melalui platform digital unggulan daerah, Jogja Madrasah Digital (JMD). Pemantauan tersebut menjadi kunci utama dalam memastikan kualitas pembelajaran dan administrasi berjalan sesuai standar Madrasah 4.0. Fokus pemantauan bagi guru meliputi aspek supervisi akademik dan kelengkapan administrasi.
Melalui JMD, Ngadiyan dapat memantau secara langsung yakni Kelengkapan Administrasi Guru, yang ditandai dengan pemberian tanda bintang sesuai tingkat pemenuhan dokumen pada sistem JMD, Kelengkapan Administrasi Guru, yang ditandai dengan pemberian tanda bintang sesuai tingkat pemenuhan dokumen pada sistem JMD dan Laporan Pembelajaran dan Evaluasi, yang menjadi indikator keaktifan guru dalam menyusun laporan serta melakukan evaluasi pembelajaran.
Pendekatan digital ini memangkas proses manual, sekaligus menjadikan supervisi akademik lebih transparan, akuntabel, dan real-time. Tidak hanya guru, aktivitas peserta didik juga terpantau secara detail melalui fitur JMD, di antaranya Aktivitas Nilai dan Kehadiran, mencakup data kedatangan dan kepulangan siswa, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), yang memuat keterlibatan murid dalam proses pembelajaran dan Ekstrakurikuler, meliputi data keaktifan dan kehadiran siswa pada berbagai kegiatan nonakademik.
Dengan data yang komprehensif, madrasah dapat mengambil langkah intervensi yang cepat dan tepat untuk mendukung perkembangan akademik maupun karakter peserta didik.
Ngadiyan menegaskan bahwa pemanfaatan JMD merupakan wujud nyata tanggung jawab madrasah sebagai Cyber Madrasah. “Amanah ini mendorong kami untuk menjadi role model dalam integrasi teknologi digital, tidak hanya dalam administrasi, tetapi juga dalam peningkatan mutu pembelajaran dan kedisiplinan guru serta peserta didik,” ujarnya.
Langkah strategis ini menempatkan MTsN 4 Gunungkidul sebagai pelopor implementasi ekosistem pendidikan digital terpadu di wilayah DIY, sekaligus memperkuat citra madrasah yang modern, adaptif, dan berdaya saing tinggi. (ian).
Penulis : MTsN Wonosari/MTsN 4
Editor : Putri HS