MTsN 4 Gunungkidul Juara 1 Lomba Video Pendek Anti-Bullying di Hari Amal Bhakti ke-79

  Kamis, 09 Januari 2025    Bacakan Berita     36 
Foto MTsN 4 Gunungkidul Juara 1 Lomba Video Pendek Anti-Bullying di Hari Amal Bhakti ke-79
Kepala MTsN 4 Gunungkidul saat menerima penghargaan foto bersama Bupati Gunungkidul, Kankemenag dan peserta lain

Wonosari (MTsN 4 Gunungkidul) -- Dalam kemeriahan Hari Amal Bhakti ke-79 Kementerian Agama Republik Indonesia, Kantor Kemenag Kabupaten Gunungkidul tidak hanya merayakan prestasi para pegawainya, tetapi juga memberikan apresiasi kepada siswa-siswa berbakat. Salah satu momen yang paling membanggakan adalah saat MTsN 4 Gunungkidul dinobatkan sebagai juara 1 dalam lomba video pendek dengan tema anti-bullying.

Pengumuman pemenang lomba dilakukan pada Kamis (9/1/2024) dalam acara resepsi Hari Amal Bhakti yang digelar di Bangsal Sewokoprojo. Video karya siswa MTsN 4 Gunungkidul berhasil memukau para juri dan mengungguli karya peserta lainnya.

Kepala MTsN 4 Gunungkidul Ngadiyan S.Pd.I M.SI mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas prestasi yang diraih oleh tim kreatif dan siswa-siswinya. “Kami sangat bersyukur atas prestasi yang telah diraih oleh tim kratif dan siswa-siswi MTsN 4 Gunungkidul. Ini membuktikan bahwa siswa-siswi kami tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kreativitas dan kepedulian sosial yang tinggi,” ujarnya.

Video pendek karya MTsN 4 Gunungkidul dinilai sangat kreatif dan efektif dalam menyampaikan pesan tentang bahaya bullying. Video tersebut berhasil menyentuh hati para penonton dan memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang dampak negatif bullying terhadap korban maupun pelaku.

Kemenangan ini merupakan bukti nyata bahwa MTsN 4 Gunungkidul berkomitmen untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari kekerasan. Melalui kegiatan seperti lomba video pendek ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya saling menghargai dan menghormati perbedaan.(eaf)

Penulis : MTsN Wonosari/MTsN 4

Editor : Siti Nurafrianti

Facebook Kemenag Gunungkidul