MTsN 4 Gunungkidul Berpartisipasi dalam Accer Edutec 2025, Wujudkan Madrasah Digital dan Riset

  Jumat, 29 Agustus 2025    Bacakan Berita     24 
Foto MTsN 4 Gunungkidul Berpartisipasi dalam Accer Edutec 2025, Wujudkan Madrasah Digital dan Riset
MTs Negeri 4 Gunungkidul Berpartisipasi dalam Accer Edutec 2025, Wujudkan Madrasah Digital dan Riset

Wonosari (MTsN 4 Gunungkidul) – MTsN 4 Gunungkidul menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan madrasah digital dan riset dengan berpartisipasi aktif dalam Accer Edutec 2025. Acara yang berlangsung di The Alana Hotel ini mengusung tema “Implementasi AI dan Coding dalam Era Komputasional bagi Guru dan Murid”. Partisipasi ini menjadi langkah nyata bagi madrasah untuk mengimplementasikan strategi pembelajaran deep learning dan coding AI, Kamis (28/8/2025).

Kepala MTsN 4 Gunungkidul, Ngadiyan S.Pd.I MSI merasa sangat termotivasi dengan kegiatan ini. “Kami tidak ingin branding madrasah digital dan riset hanya menjadi halusinasi, tetapi harus menjadi tindakan nyata dalam kegiatan pembelajaran,” ujarnya.

Ia berharap melalui pelatihan ini dapat mendiseminasikan ilmu yang didapat  kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan (GTK) di MTsN 4 Gunungkidul, sehingga MTsN 4 Gunungkidul benar-benar menjadi pelopor dalam inovasi pendidikan.

Dalam sesi pelatihan Strategi Pembelajaran Deep Learning dan Coding AI, para peserta diajak untuk memahami dan mempraktikkan langsung cara mengintegrasikan deep learning dan coding AI ke dalam kurikulum pembelajaran. Pembelajaran ini tidak hanya fokus pada teori, melainkan juga pada praktik langsung, yang memungkinkan guru dan siswa untuk membuat proyek-proyek berbasis AI sederhana. Meteri yang disampaikan mencakup dasar-dasar pemrograman, pengenalan algoritma, hingga aplikasi praktik AI untuk memecahkan masalah sehari-hari. Contohnya seperti membuat chatbot edukasi, sistem pengenalan gambar untuk materi biologi, atau bahkan alat bantu analisis data sederhana untuk mata pelajaran matematika dan IPA.

Partisipasi dalam Accer Edutec 2025 diharapkan membawa dampak signifikan bagi MTsN 4 Gunungkidul. Melalui inisiatif ini, madrasah akan memperkuat posisinya sebagi pusat inovasi pendidikan di wilayahnya. Pembelajaran yang terintegrasi dengan teknologi AI dan coding akan membekali siswa dengan keterampilan abad ke- 21 yang sangat relevan dengan tuntutan dunia kerja di masa depan. Guru-guru yang telah mengikuti pelatihan akan menjadi agen perubahan (agent of change) dan memimpin program-program inovatif di madrasah, memastikan bahwa setiap siswa mendapatkan pengalaman belajar yang modern dan berkualitas.

“Ini adalah awal dari sebuah perjalanan besar. Kami siap berkolaborasi dan terus belajar untuk menjadikan MTsN 4 Gunungkidul sebagai madrasah yang unggul dan berdaya saing,” pungkas Ngadiyan.(ian)

Penulis : MTsN Wonosari/MTsN 4

Editor : Putri HS

Facebook Kemenag Gunungkidul