Ponjong (MTsN 2 Gunungkidul) — MTsN 2 Gunungkidul menyelenggarakan workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dan Pembelajaran Mendalam tahun ajaran 2025/2026 pada Kamis, (25/9/2025). Kegiatan ini direncanakan berlangsung selama 2 hari dan diikuti oleh seluruh tenaga pendidik MTsN 2 Gunungkidul.
Dalam sambutannya, Kepala MTsN 2 Gunungkidul Supardi menyampaikan tujuan pelaksanaan kegiatan. “Melalui workshop ini diharapkan guru dapat memahami lebih dalam tentang implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) serta penerapan strategi pembelajaran mendalam,” ujarnya.
Pada sesi pertama, Pengawas Madrasah Latif Jauhari memaparkan konsep dasar Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan Pembelajaran Mendalam (PM). Beliau menekankan pentingnya memiliki growth mindset sebagai seorang guru. Latif Jauhari menerangkan bahwa pembelajaran mendalam tidak hanya berfokus pada pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran, keterpaduan antara hati, rasa, dan raga, serta menjadikan proses belajar lebih bermakna dan menyenangkan.
Sesi berikutnya menghadirkan Pengawas Madrasah, Sugeng Wibowo yang menjelaskan konsep dasar KBC dan 5 indikator cinta yang dapat dimunculkan dalam pembelajaran. Kelima indikator cinta itu meliputi cinta kepada Allah, cinta kepada ilmu, cinta lingkungan, cinta pada diri sendiri dan sesama, dan cinta tanah air.
Pada sesi terakhir seluruh guru diajak untuk mendesign perencanaan pembelajaran yang memadukan KBC dan PM oleh Pengawas Madrasah Jauhari Iswahyudi. Diawali dengan melakukan analisis CP, TP dan ATP sesuai mapel masing-masing, guru selanjutnya diminta menyusun kerangka perencanaan pembelajaran sebagai hasil workshop. Sebagai penutup workshop hari ke-1, dilakukan refleksi bersama melalui presentasi hasil peserta.
Dengan terselenggaranya workshop ini, diharapkan seluruh guru MTsN 2 Gunungkidul semakin siap melaksanakan pembelajaran yang menumbuhkan cinta, menggugah rasa, serta menciptakan suasana kelas yang bermakna dan menggembirakan.
Penulis : MTsN Sumbergiri/MTsN 2
Editor : Putri HS