Selain itu, H. Supriyanto, S.Ag., M.S.I., Kasi Dikmad Kemenag Gunungkidul juga turut menambahkan bahwa dengan akan diimplementasikannya kurikulum merdeka di MTsN 1 Gunungkidul, beliau berharap guru memiliki inovasi agar pembelajaran tidak monoton sehingga peserta didik pun tidak merasa jenuh.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut diisi oleh dua pembicara yakni Agus Suroyo, S.Pd., M.Pd.I. dan Kiscoyo, S.Pd. Di mana inti dari workshop tersebut yakni dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka, pembelajaran berpusat pada siswa. Dalam proses belajar semuanya berdasarkan kebutuhan siswa sehingga pengajaran harus sesuai dengan tingkat kemampuan siswa bukan karena tuntutan kurikulum. (rnm)