Mitigasi Perubahan Iklim, Kepala Kemenag Gunungkidul Hadiri Launching Wakaf Pohon Berkehidupan

  Minggu, 21 Desember 2025    Bacakan Berita     44 
Foto Mitigasi Perubahan Iklim, Kepala Kemenag Gunungkidul Hadiri Launching Wakaf Pohon Berkehidupan

 Playen (Kankemenag Gunungkidul) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, H. Mukotip S.Ag M.Pd.I menghadiri kegiatan Launching Wakaf Pohon Berkehidupan yang diinisiasi oleh Majelis Lingkungan Hidup (MLH) Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada Minggu (21/12/2025).bertempat Persemaian permanen bunder, kecamatan Playen,
Kabupaten Gunungkidul.  Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam mitigasi perubahan iklim melalui aksi nyata pelestarian lingkungan.

Hadir Sekretaris Lazismu Pusat Gunawan ST MT, Muh. Azrul Tanjung, Ketua PDM Gunungkidul Drs. Sadmonodadi, serta perwakilan PW Muhammadiyah DIY Dr. Ridwan, Komisaris Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Dr. Sulistyowati SE.

Program Wakaf Pohon Berkehidupan diluncurkan sebagai respon terhadap tantangan lingkungan yang semakin kompleks akibat perubahan iklim. Dalam sambutannya, para tokoh menekankan pentingnya menjaga keseimbangan alam, dengan merujuk pada berbagai peristiwa bencana besar, seperti tsunami Aceh, sebagai pengingat bahwa kerusakan lingkungan dapat berdampak luas bagi kehidupan manusia.

Dr. Sulistyowati menegaskan bahwa pelestarian alam merupakan bagian dari pengamalan nilai-nilai agama. Menurutnya, BPKH berkomitmen mendukung program penanaman pohon sebagai bentuk tanggung jawab moral dan sosial dalam menjaga keberlanjutan bumi. “Bumi harus dirawat agar dapat memberi manfaat bagi generasi sekarang dan mendatang. Penanaman pohon merupakan aksi nyata dalam menghadapi perubahan iklim,” ungkapnya.

Sebagai langkah awal, program ini menyiapkan sebanyak 1.200 bibit pohon produktif yang terdiri atas berbagai jenis buah unggulan, seperti alpukat, durian, nangka, serta tanaman produktif lainnya. Bibit-bibit tersebut akan didistribusikan kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gunungkidul hingga ke tingkat cabang dan ranting untuk dikelola secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Mukotip menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program Wakaf Pohon Berkehidupan. Ia menilai program ini selaras dengan nilai-nilai ajaran agama yang menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan alam sebagai amanah dari Tuhan.

“Agama mengajarkan bahwa manusia adalah khalifah di bumi. Oleh karena itu, menjaga lingkungan bukan hanya kewajiban sosial, tetapi juga bagian dari ibadah. Program wakaf pohon ini merupakan langkah strategis yang mengintegrasikan nilai keagamaan dengan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Mukotip.

Lebih lanjut, Mukotip berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi lembaga keagamaan, satuan pendidikan, serta masyarakat luas untuk turut berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan. Ia juga mendorong agar program serupa dapat terus dikembangkan dan melibatkan generasi muda sebagai agen perubahan.

“Kami berharap wakaf pohon ini tidak hanya berhenti pada penanaman, tetapi juga dirawat dan dijaga keberlanjutannya. Semoga menjadi gerakan bersama yang membawa manfaat ekologis, ekonomis, dan spiritual bagi masyarakat Gunungkidul,” pungkasnya.(sgt)

Penulis : Sigit

Editor : Putri HS

Facebook Kemenag Gunungkidul