MIN 9 Gunungkidul Tuan Rumah PKKM MI di Kapanewon Karangmojo

  Senin, 13 Desember 2021    Bacakan Berita     161 
Foto MIN 9 Gunungkidul Tuan Rumah PKKM MI di Kapanewon Karangmojo
Tim penilai beserta para kepala madrasah

Karangmojo (MIN 9 Gunungkidul) - Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) merupakan kegiatan pengumpulan, pengolahan, analisis dan interpretasi data tentang kualitas kepala madrasah dalam melaksanakan tugas pokoknya sebagai kepala madrasah. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menghimpun informasi, menentukan kebutuhan peningkatan kompetensi, data profil kinerja kepala madrasah dan bahan pertimbangan penugasan kepala madrasah sesuai kewenangannya.

PKKM tingkat MI di Kapanewon Karangmojo diselenggarakan di MIN 9 Gunungkidul, Kamis (9/12/2021), dengan diikuti kepala madrasah dari MIN 9 Gunungkidul, MI Yappi Kalangan dan MI Yappi Rejosari. Hadir pula pengawas madrasah Hj. Sri Kusrini, S.Pd.I MSI Karmanto, S.Ag., M.Pd dan Salabi, S.Ag. MSI  sebagai tim penilai PKKM serta dua guru dari masing-masing madrasah. 

Acara diawali dengan pembukaan, pembacaan doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Madrasah, peneguhan lima nilai budaya kerja serta sambutan. Sebagai tuan rumah dan wakil tiga kepala madrasah, Kepala MIN 9 Gunungkidul, Maryanti, S.Pd.I menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran tim penilai dan semua peserta PKKM. "Terima kasih kepada Bapak/ Ibu semua yang telah hadir di acara ini, kami bertiga siap dinilai dan terima kasih pula kepada semua pihak yang telah menyukseskan acara ini, terutama Bapak Ibu guru yang selalu membantu mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik," ujarnya.

Ditengah-tengah acara, hadir Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, H. Supriyanto, S.Ag., MSI. Supriyanto juga memberikan pengarahan kepada peserta PKKM. "Selamat menghadapi PKKM. Semoga mendapat hasil terbaik dan sukses selalu," ungkapnya.

Dalam kesempatan ini, tim penilai juga mengevaluasi kegiatan PKKM. Karmanto, wakil tim penilai, menyampaikan pentingnya digitalisasi. "Kita harus akrab dengan dunia digital, simpan file dalam bentuk soft copy, sehingga jika file diperlukan, kita tinggal menguploadnya," papar Karmanto. (iyp)

Penulis : MIN Karangmojo/MIN 9

Editor : Andi Eko

Facebook Kemenag Gunungkidul