Gunungkidul (MIN 8 Gunungkidul) -- Sebagai salah satu program kerjasama antara MIN 8 Gunungkidul dengan Hygiene Behavior Change Coalition (HBCC) dilaksanakan pembentukan dan pelatihan tim dokter kecil, Kamis (18/3/2021).
Tim dokter kecil terdiri atas 15 peserta didik kelas IV dimana mereka akan menjadi pionir penerapan school of five di madrasah. Tim dokter kecil ini mendapatkan pelatihan langsung dari UPT Puskesmas 1 Semanu. Dalam pelatihan tersebut, Herdwijuni Handaru selaku narasumber memaparkan perkembangan virus Covid-19 dan cara penanganan yang efektif. Disampaikan pula pembiasaan perubahan perilaku dan kebersihan yang harus selalu tertanam dalam diri peserta didik, khususnya tim dokter kecil. Selain untuk diri sendiri, tim dokter kecil juga berperan untuk menyebarkan pembiasaan perubahan perilaku dan kebersihan pada orang-orang di sekitarnya.
Pengelola UKS madrasah sekaligus pendamping tim dokter kecil, Ayu Nurhidayah menyampaikan bahwa madrasah harus turut berperan menanggulangi penyebaran Covid-19 dalam balutan pendidikan. Paradigma pendidikan yang hanya berfokus pada nilai akademis harus dirubah menjadi perilaku pengalaman, salah satunya adalah perilaku hidup bersih dan sehat. “Dengan adanya tim dokter kecil ini semoga dapat membangun kesadaran hidup bersih dan sehat di lingkungan madrasah,” jelasnya.
Icha, salah satu anggota tim dokter kecil mengungkapkan rasa senangnya mengikuti kegiatan tersebut. “Kegiatan ini dapat menambah wawasan dan pengalaman saya. Sekarang saya lebih memahami tentang virus corona, penyebarannya, dampaknya, dan cara mencegahnya,” tuturnya dalam sebuah testimoni. (tna)
Penulis : MIN Semanu/MIN 8
Editor : Siti Nurafrianti