Patuk (MIN 7 Gunungkidul) -- Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) merupakan salah satu agenda yang di selenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) sebagai salah satu media untuk mengidentifikasi kualifikasi suatu satuan pendidikan agar dapat menjadi materi evaluasi untuk peningkatan mutu pendidikan.
Seperti penamaanya, ujian ANBK dilaksanakan dengan cara mengerjakan serangkaian soal menggunakan piranti komputer yang terhubung dengan internet serta Seluruh siswa telah dibekali dengan akun ujian yang berisikan username dan password. Peserta yang mengikuti simulasi / gladi bersih ANBK ini adalah seluruh siswa kelas V MIN 7 Gunungkidul yang telah dibagi menjadi 2 sesi simulasi.
Materi ANBK tersebut secara garis besar dibagi menjadi 3 instrumen, yakni; AKM / Asesmen Kompetensi Minimum - literasi dan numerasi. Survey Karakter dan Survey lingkungan belajar untuk mengetahuin input, proses serta output pembelajaran dan pembiasaan yang dilakukan oleh seluruh satuan pendidikan. MIN 7 Gunungkidul dijawalkan mengikuti gladi bersih ANBK tersebut dalam gelombang II, selama dua hari mulai Rabu (16/10/2024).
Sunaryanti S.Pd.I selaku kepala madrasah menyampaikan bahwa kegiatan simulasi ini harus persiapakan dan dilaksanakan dengan maksimal, "Kegiatan ANBK ini sangat penting bagi kita semua, terlebih bagi MIN 7 Gunungkidul. Meskipun ini masih dalam agenda simulasi atau gladi bersih, namun kita harus persiapkan dan laksanakan dengan optimal agar hasilnya sesuai dengan input dan proses yang telah kita programkan dan jalankan dimadrasah," tuturnya.
Diwaktu yang sama, Isnaini Aisyah selaku operator madrasah juga menyampaikan hal yang senada. "Kita berharap simulasi ini berjalan dengan lancar tidak ada kendala teknis, mengingat kapasitas internet kita yang belum maksimal ini, semoga kedepan terkait dengan sumber daya teknis / sarpras internet dan laptop dapat lebih terfasilitasi lagi,"harapnya.
Secara geografis, MIN 7 Gunungkidul memang terletak dilembah yang dikelilingi beberapa perbukitan tinggi (Gunung Ireng) oleh karena itu hotspot area untuk layanan internet masih perlu optimalisasi lebih. Selain itu, literasi terkait dengan teknologi / komputer khususnya masih perlu di tingkatkan lagi meskipun di level sekolah dasar / madrasah ibtidaiyah karena memang tuntutan serta serangkaian asesmen kedepan telah berbasis teknologi komputer, seperti ANBK, AKMI, ASPD dan lain sebagainya.
Seluruh sesi simulasi ANBK berjalan dengan baik, tanpa kendala suatu apapun baik sesi pertama maupun kedua. Asesmen hari pertama selesai sesuai jadwal, kurang lebih pukul 12.50 WIB. (Ph)
Penulis : MIN Patuk/MIN 7
Editor : Siti Nurafrianti