Patuk (MIN 7 Gunungkidul) — Keluarga MIN 7 Gunungkidul menggelar peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 H pada Kamis (15/1/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat di halaman madrasah ini diikuti oleh ratusan siswa dengan pendampingan wali siswa masing-masing.
Suasana madrasah tampak berbeda dari biasanya. Dengan tenda peneduh dan beralaskan tikar, seluruh jamaah duduk bersimpuh, menciptakan nuansa kebersamaan dan kekeluargaan yang kental. Para siswa tampak rapi mengenakan busana muslim dan peci, sementara para wali siswa yang didominasi kaum ibu terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.
Mengusung tema “Dengan Spirit Isra dan Mikraj, Kita Wujudkan Generasi Berakhlak Mulia”, kegiatan ini bertujuan meneladani perjalanan agung Rasulullah SAW sekaligus memperkuat sinergi antara madrasah dan orangtua dalam mendidik karakter peserta didik.
Hadir sebagai penceramah utama, Ustaz/Kyai Abdurrohman. Dalam tausiyahnya yang disampaikan dengan gaya komunikatif, beliau menekankan pentingnya menjaga salat lima waktu sebagai esensi utama dari peristiwa Isra Mikraj. Ia juga mengajak para wali murid untuk menjadi teladan yang baik bagi anak-anak di lingkungan keluarga.
“Pendidikan karakter anak tidak cukup hanya di madrasah. Peran orangtua sebagai madrasah pertama di rumah sangat menentukan bagaimana spirit Isra Mikraj tertanam dalam jiwa anak-anak kita,” ujar Kyai Abdurrohman di hadapan para jamaah.
Kepala MIN 7 Gunungkidul, Yusholichatul Janah, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran para wali siswa. Menurutnya, partisipasi orangtua merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pelaksanaan program-program keagamaan yang dijalankan oleh madrasah.
Peringatan Isra Mikraj ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan seluruh keluarga besar MIN 7 Gunungkidul. Melalui kegiatan ini diharapkan para siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan berakhlak mulia.
Penulis : MIN Patuk/MIN 7
Editor : Putri HS