Patuk (MIN 7 Gunungkidul) – Pada hari Kamis (10/11/2022) Tepat pada pukul 07.00 WIB MIN 7 Gunungkidul mengelar upacara memperingati Hari Pahlawan di lapangan Madrasah. Secara umum, upacara kali ini tidak jauh berbeda dengan upacara yang biasa di selenggarakan setiap hari Senin, sedikit berbeda pada petugas upacara dan amanat upacara.
Petugas upacara biasa dijawalkan untuk para siswa pada kelas masing-masing, sedangkan hari ini petugas upacara merupakan kolaborasi antara siswa dan guru. Muh. Widodo bertugas membacakan pesan-pesan pahlawan, yang merupakan pesan perjuangan sebagai bahan bakar untuk mengobarkan kembali semangat dan arti perjuangan secara luas terhadap seluruh peserta upacara, sedangkan Ahmad Mutharom bertugas untuk membacakan doa khusus kepada para arwah seluruh pejuang kemerdekaan tanah air yang telah ikhlas tanpa pamrih mergorbankan banyak hal demi bangsa dan negara Indonesia ini. Kemudian amanat upacara disampaikan oleh kepala madrasah dengan membacakan pidato amanat dari Tri Rismaharini, selaku Menteri Sosial Republik Indonesia untuk memperingati hari pahlawan tahun 2022.
Pengibaran bendera diiringi dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang biasanya dinyanyikan oleh petugas paduan suara saja, namun kali ini Indonesia Raya dilantukan serentak oleh seluruh peserta upacara sehingga menambah semangat serta rasa khidmat. Upacara bendera berlangsung kurang lebih selama 45 menit, berjalan lancar dan tanpa kendala meskipun hari ini lebih terik daripada biasanya.
Terakhir untuk menuntup upacara memperingati hari pahlawan tersebut, dalam amanat disampaikan kutipan dari Presiden Pertama kita, Ir.Soekarno yang tertulis dalam bukunya berjudul 'Di Bawah Bendera Revolusi' Djilid Kedua', Soekarno menyampaikan pesan sederhana namun bermakna luar biasa ini “Warisi Apinya, Jangan Abunya” – Api yang tidak pernah padam dan berhenti, api yang terus hidup dan terus bergerak, api semangat untuk melanjutkan perjuangan hari ini, perjuangan yang lebih luas dengan konteks yang berbeda, berjuang melanjutkan cita-cita para pejuang Indonesia yakni Indonesia yang benar-benar Merdeka!. (ph)
Penulis : MIN Patuk/MIN 7
Editor : Siti Nurafrianti