MIN 7 Gunungkidul Gelar Pengajian Isra Mikraj

  Jumat, 31 Januari 2025    Bacakan Berita     14 
Foto MIN 7 Gunungkidul Gelar Pengajian Isra Mikraj
Suasana saat pengajian berlangsung

Patuk (MIN 7 Gunungkidul) – Dalam rangka memperingati peristiwa Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW, Madrasah Ibtidaiyah Negeri 7 Gunungkidul mengadakan pengajian serta doa bersama bagi seluruh warga madrasah dengan tema "Menjadikan Salat Sebagai Kebutuhan dan Cahaya Kehidupan Dunia dan Akhirat". Acara diselenggarakan di ruang aula madrasah, Jum’at pagi (31/1/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk kembali menanamkan kepada anak-anak khususnya tentang pentingnya salat dalam kehidupan sehari-hari dan bagaimana salat menjadi penerang dalam kehidupan dunia dan akhirat.

Dalam kegiatan tersebut MIN 7 Gunungkidul secara khusus mengundang Ustaz Nurhadi sebagai pembicara kali ini. Beliau juga selaku ketua kommite MIN 7 Gunungkidul yang terpilih secara mufakat dalam kesempatan re-organisasi pengurus komite madrasah pada bulan lalu.

Pengajian dimulai kurang lebih pukul 08.00 WIB, dipandu oleh Ismail Affandi H S.Pd.I selaku pembawa acara dalam kegiatan tersebut. Diawali dengan musik hadroh yang dibawakan oleh group ekstra hadroh MIN 7 Gunugkidul sebagai ucapan selamat datang untuk seluruh hadirin.

Selanjutnya sambutan oleh Sunaryanti S.Pd.I selaku kepala madrasah, dalam sambutannya beliau berharap agar pengajian ini dapat menjadi momentum bagi para siswa untuk lebih mencintai salat dan menjadikannya sebagai kebutuhan hidup sehari-hari.

"Kami berharap melalui pengajian ini, para siswa dapat memahami pentingnya salat dan menjadikannya sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan mereka. Salat bukan hanya sebagai kewajiban, tetapi sebagai kebutuhan yang mendatangkan kebahagiaan di dunia dan akhirat," ungkap Sunaryanti.

Hal tersebut juga senada dengan yang disampaiakan oleh Ustaz Nurhadi dalam pengajian tersebut yang menjelaskan kepada siswa bahwa salat bukan hanya sekedar rutinitas ibadah, tetapi merupakan kebutuhan spiritual yang harus dipenuhi oleh setiap Muslim. Salat menjadi sarana komunikasi langsung dengan Allah, yang tidak hanya memberikan ketenangan hati, tetapi juga menguatkan iman dan ketakwaan. Ustaz juga mengingatkan bahwa, seperti kebutuhan akan makanan dan air, salat adalah kebutuhan utama bagi setiap Muslim yang harus dipenuhi setiap hari.
"Salat adalah cahaya yang akan menerangi kehidupan kita, baik di dunia maupun di akhirat. Jika kita rajin beribadah, maka kehidupan kita akan lebih tenang dan penuh berkah," tegas ustaz Nurhadi.

Para siswa juga diajak untuk lebih mencintai salat dengan memahami makna dan tujuan dari setiap gerakan dalam salat. Mereka diajarkan untuk khusyuk dan tawadhu, agar salat yang dilakukan menjadi ibadah yang diterima oleh Allah.

Acara selesai kurang lebih pukul 11.00 WIB, ditutup dengan doa bersama, serta pembagian kado silang yang telah siapkan oleh masing-masing siswa. Semoga dengan selesainya dan terselenggaranya dengan baik kegiatan pengajian ini, Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk dan kekuatan dalam menjalankan ibadah salat, serta para siswa dapat semakin mendalami ajaran Islam dan menumbuhkan rasa cinta terhadap ibadah salat.(PH)

Penulis : MIN Patuk/MIN 7

Editor : Siti Nurafrianti

Facebook Kemenag Gunungkidul