Tepus (MIN 6 Gunungkidul) -- MIN 6 Gunungkidul turut berpartisipasi dalam kegiatan Advokasi Lintas Sektor Pelaksanaan Imunisasi Japanese Encephalitis (JE) dan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio Tahun 2024. Acara ini berlangsung pada hari Kamis (4/7/2024) di Aula Kapanewon Tepus dan diorganisir oleh Puskesmas Tepus 1 dan Puskesmas Tepus 2.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons terhadap potensi Kejadian Luar Biasa (KLB) Polio tipe 2, tipe 1, dan Japanese Encephalitis (JE) di beberapa wilayah di Indonesia. Diperlukan upaya respon imunitas yang masif dengan cakupan tinggi dan merata untuk memutus transmisi virus tersebut. Selain itu, intervensi JE ke dalam program imunisasi di daerah dengan endemisitas tinggi dinilai sangat efektif untuk meningkatkan imunitas masyarakat.
Kepala MIN 6 Gunungkidul yang diwakili oleh Situn Rohmadi, S.Pd.I menyatakan bahwa MIN 6 Gunungkidul siap mendukung dan mengikuti program imunisasi ini. "Kami di MIN 6 Gunungkidul siap berpartisipasi dalam program imunisasi ini untuk melindungi anak-anak dari ancaman penyakit polio dan Japanese Encephalitis," ujarnya.
Pekan Imunisasi Nasional Polio (PIN Polio) akan dilaksanakan pada bulan Juli hingga Agustus 2024. Imunisasi ini ditargetkan untuk anak usia 0-11 tahun dan akan diberikan dalam bentuk tetes di Posyandu, PAUD, serta SD/MI. Sedangkan imunisasi JE akan diberikan kepada anak usia 10 bulan hingga 15 tahun, dengan target penerima di Posyandu, PAUD, SD/MI, SLB, dan SMP. Vaksin JE akan disuntikkan di lengan kanan anak-anak.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan transmisi virus polio dan JE dapat dihentikan, serta imunitas anak-anak di Gunungkidul dapat ditingkatkan secara signifikan. ( End )
Penulis : Min Tepus/MIN 6
Editor : Siti Nurafrianti