Tepus (MIN 6 Gunungkidul) -- MIN 6 Gunungkidul menjadi salah satu dari 30 SD/MI di Kabupaten Gunungkidul yang terpilih untuk berpartisipasi dalam On The Job Training (OJT) Survei Evaluasi Prevalensi Cacingan Pasca Pemberantasan Penyakit Menular Secara Massal (POPM). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul Nomor 400.7.9.4/0363 tanggal 16 Februari 2024 perihal pemberitahuan yang disampaikan oleh Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul Nomor B/400.3.1/60/2024.
Pelaksanaan OJT Survei Evaluasi Prevalensi Cacingan Pasca POPM di MIN 6 Gunungkidul berlangsung selama dua hari, yaitu pada hari selasa (27/2/2024) dan Rabu (28/2/2024). Kegiatan ini diawali dengan sosialisasi kepada siswa tentang survei dan evaluasi prevalensi cacingan pasca POPM yang dilakukan oleh petugas dari UPT Puskesmas Tepus II pada hari Selasa (27/2/2024). Keesokan harinya, Rabu (28/2/2024), dilakukan pengumpulan sampel uji untuk survei evaluasi prevalensi cacingan.
Sebanyak 21 siswa MIN 6 Gunungkidul terlibat sebagai sampel uji dalam survei ini. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program POPM yang telah dilaksanakan dan mengidentifikasi keberadaan kasus cacingan pasca pelaksanaan program. Hasil dari survei ini diharapkan dapat memberikan data yang akurat tentang situasi terkini prevalensi cacingan di Kabupaten Gunungkidul, sehingga dapat dijadikan dasar dalam perencanaan program kesehatan yang lebih efektif di masa yang akan datang.
Kepala MIN 6 Gunungkidul Yoyok Dwi Arian Zuhdi, S.Ag., M.Pd., menyatakan kebanggaannya atas partisipasi Madrasah dalam kegiatan penting ini. “Kami merasa terhormat menjadi bagian dari survei evaluasi ini. Ini adalah kesempatan bagi siswa kami untuk belajar langsung tentang pentingnya kesehatan masyarakat dan bagaimana sebuah survei dilakukan. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya bermanfaat untuk kepentingan penelitian tapi juga sebagai pengalaman pembelajaran yang berharga bagi siswa kami,” ujarnya.
Dengan kegiatan OJT Survei Evaluasi Prevalensi Cacingan Pasca POPM ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat, khususnya para siswa, tentang pentingnya pencegahan dan penanganan cacingan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kerjasama antara lembaga pendidikan dengan dinas kesehatan dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. ( End )
Penulis : Min Tepus/MIN 6
Editor : Siti Nurafrianti