MIN 5 Gunungkidul Ajak Siswa untuk Mengetahui Proses Pembuatan Asap Cair

  Rabu, 10 Mei 2023    Bacakan Berita     206 
Foto MIN 5 Gunungkidul Ajak Siswa untuk Mengetahui Proses Pembuatan Asap Cair
Siswa-siswi mengamati MIN 5 Gunungkidul penjelasan proses pembuatan asap cair

Playen (MIN 5 Gunungkidul) — Dalam rangka menyukseskan program adiwiyata, MIN 5 Gunungkidul berkolaborasi bersama warga (Qohar) seorang yang ahli dalam pembuatan asap cair untuk mengajarkan proses pembuatan asap cair pada Rabu (10/5/2023).

Kegiatan ini dilakukan di belakang gedung selatan madrasah, kelas 5 dipandu oleh Qohar terkait bagaimana proses pembuatan asap cair. “Asap cair merupakan suatu hasil kondensasi atau pengembunan, dari uap hasil pembakaran tidak langsung maupun langsung dari bahan yang banyak mengandung karbon dan senyawa senyawa lainnya. Nah, yang kita coba disini pakai batok kelapa,” turur Qohar.

Adapun manfaat asap cair yang disampaikan Qohar dibagi menjadi 3, Asap cair grade 3, grade 2 dan grade 1. Untuk Asap cair grade 3  tak dapat digunakan untuk pengawet makanan/bahan pangan, karena masih banyak mengandung tar yang karsinogenik, jadi dipakai pada pengolahan karet penghilang bau dan pengawet kayu agar tahan terhadap rayap. Asap cair grade 2 dipakai untuk pengawet makanan sebagai pengganti formalin dengan taste asap (daging asap, ikan asap/bandeng asap) berwarna kecoklatan transparan, rasa asam sedang, aroma asap sedang. Sedangkan Asap cair grade 1 digunakan sebagai pengawet makanan siap saji seperti bakso, mie, tahu, bumbu-bumbu barbaque. Asap cair grade 1 ini berwarna bening, rasa sedikit asam, aroma netral dan merupakan asap cair paling bagus kualitasnya serta tidak mengandung senyawa yang berbahaya untuk diaplikasikan ke produk makanan. (Adb)

Penulis : MIN Playen/MIN 5

Editor : Siti Nurafrianti

Facebook Kemenag Gunungkidul