Ngawen (MIN 12 Gunungkidul) -- Pelatihan Aplikasi GeSchool bagi guru dengan narasumber dari Madrasah DIY Blended Learning digelar MIN 12 Gunungkidul sebagai upaya menggodok pelayanan Pendidikan dilaksanakan pada Kamis (27/10/2022). Bimbingan ini dilaksanakan di Aula MIN 12 Gunugkidul yang diikuti oleh seluruh Guru dan karyawan MIN 12 Gunungkidul.
Jamroni Sodiq, selaku Guru merangkap Operator mengungkapkan bahwa MIN 12 Gunungkidul menjadi MIN yang memiliki visi unggul dalam mengikuti persaingan global. Oleh karena itu, MIN 12 Gunungkidul segera mengadakan pelatihan untuk mengikuti jejak MI yang sudah menerapkan GeSchool. “Semua Aplikasi Pendidikan baik, akan tetapi akan menjadi lebih baik kalau digunakan. Lebih barokah dan bermanfaat jika digunakan dan diimplementasikan ke peserta didik," jelasnya.
Penggunaan Geschool dipakai saat Ujian Madrasah, baik Ulangan harian, PTS, maupun PA. Aplikasi ini bisa diakses melalui laptop maupun HP, sehingga nantinya mudah diakses oleh para siswa.
Dalam pelatihan, Hanif sebagai narasumber Madrasah DIY Blended Learning menyampaikan bahwa aplikasi milik madrasah se-DIY dari MI, MTs, sampai MA. ”Di Playstore Aplikasi ini tidak ada, hanya desktop, hanya 1 GB untuk 1 tahun dan sangat ringan datanya,” ungkapnya.
Di akhir kegiatan ada harapan cerah terkait dengan pelatihan geschool. “Harapan kami dengan Geschool ini anak-anak bisa lebih kompetitif dan percaya diri dengan kemampuannya sendiri. Selain itu, semoga lebih mendorong semangat anak-anak untuk belajar dan memberikan yang terbaik,” ujar Subardi (slm/lcv)
Penulis : MIN Jurangjero/MIN 12
Editor : Siti Nurafrianti