Ngawen (MIN 12 Gunungkidul) -- MIN 12 Gunungkidul menggelar parenting untuk wali murid dengan Tema “Mengasuh Anak Dengan Ilmu Dan Agama” yang disampaikan oleh Hasan As’ari, S.Ag. Kegiatan ini dilaksanakan secara offline dengan menerapkan protokol kesehatan di Aula madrasah setempat, Sabtu (27/11/2021).
Kegiatan diawali dengan para orang tua dan wali murid memasuki halaman secara prokes, yaitu cuci tangan dengan sabun, memakai masker, jaga jarak, tidak berkerumun dan mengurangi mobilitas atau 5 M. Dengan budaya antri, para orang tua siswa dicek suhu badannya dengan thermoghun, kemudian memasuki ruangan dan menempati tempat duduk yang sudah disediakan. Di pintu masuk dijaga ketat oleh petugas prokes dari MIN 12 Gunungkidul, sehingga tidak terjadi kerumunan.
Parenting kali ini dilaksanakan dengan 2 sesi untuk menjaga prokes, yaitu sesi 1 untuk orang tua atau wali murid kelas 1, kelas 2 dan kelas 4 dari pukul 08.00 s/d pukul 09.30. Kemudian sesi 2 untuk orang tua atau wali murid kelas 3, kelas 5 dan kelas 6 dari pukul 10.00 s/d pukul 11.30 WIB. Kegiatan parenting di hadiri oleh Komite MIN 12 Gunungkidul, Orang Tua atau Wali Murid, Guru dan Karyawan MIN 12 Gunungkidul. Para peserta parenting sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut, terbukti keseriusan dalam mengikuti kegiatan.
Hasan As’ari, S.Ag selaku Kepala MIN 12 Gunungkidul mengungkapkan, kegiatan parenting merupakan kegiatan yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun sekali yang bertujuan untuk memotivasi wali murid dan orang tua siswa, guru dan karyawan serta siswa di masa pandemi ini. Banyak wali murid dan orang tua yang mengalami kesulitan dan mengeluh tentang bagaimana mendidik dan mengajari belajar anaknya di rumah.
Dengan adanya masa pandemi ini, orang tua dituntut dapat beradaptasi dan menyesuaikan diri dalam membantu belajar anak. Setiap harinya anak-anak harus menunggu guru mata pelajaran mengirimkan materi ataupun penugasan dari grup Whatsapp ataupun email dengan menggunakan gawai (handphone) atau laptop yang ada di rumah masing-masing. Ini menimbulkan banyak keluhan yang muncul.
Hasan As’ari merupakan Kepala MIN 12 Gunungkidul dan sudah berpengalaman dalam pemateri parenting di tempat kerja sebelumnya di MIN 6 Gunungkidul, sehingga dalam penyampaiannya banyak orang tua yang antusias mengikuti parenting. Para orang tua sangat senang diadakannya kegiatan ini, dengan harapan mereka banyak mendapatkan ilmu, pengalaman dan masukan untuk mendidik, mengajari dan mengasuh anaknya di rumah yang sebelumnya belum pernah mereka dapatkan.
“Sejumlah orang tua banyak menyampaikan kekurangan pembelajaran daring atau PJJ, dan mereka merasa terbebani karena harus menggantikan guru di rumah. Masalah lain yang juga dikeluhkan orang tua yaitu mulai dari kurang meleknya orang tua terhadap teknologi, tidak adanya fasilitas gawai atau media elektronik yang mumpuni, tidak adanya biaya untuk membeli pulsa, tidak adanya sinyal dan lain sebagainya. sebaiknya orang tua juga turut aktif berkomunikasi dengan guru. Karena dengan komunikasi yang baik akan juga tercipta kondisi belajar yang baik untuk anak, sehingga anak tidak akan ketinggalan dalam megikuti proses pembelajaran secara daring”, jelas Hasan.
Peran serta orang tua menurut beberapa peneliti sangatlah efektif dalam meningkatkan prestasi belajar anak, meningkatkan karakter anak, meningkatkan ketahanan anak di sekolah, dan meningkatkan tingkat kelulusan anak. “Orang tua harus menghindari sifat cuek atau abai terhadap aktivitas yang dilakukan anak saat di rumah, tetapi orang tua haruslah aktif dan terlibat memantau anaknya belajar”, tambah Hasan.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami selaku orang tua atau wali murid, karena banyak ilmu, pengetahuan, pengalaman dan ketrampilan yang dapat kami serap dalam parenting ini. Harapan kami kegiatan ini perlukan dilakukan secara berkesinambungan dan rutin, sehingga pengetahuan dan pengalaman yang sebelumnya tidak pernah kami dapatkan, disini sangat banyak. Mudah-mudahan kedepannya kegiatan ini bisa berlanjut, karena memang kami butuhkan,” ungkap Sarmini, salah satu peserta dari orang tua siswa. (slm)
Penulis : MIN Jurangjero/MIN 12
Editor : Siti Nurafrianti