Saptosari (MIN 10 Gunungkidul) – MIN 10 Gunungkidul mengadakan ujian praktik memasak bagi siswa kelas 6 sebagai bagian dari kegiatan bertema kewirausahaan. Acara ini berlangsung di lingkungan sekolah dan berfokus pada praktik keterampilan memasak, Jumat (23/5/2025).
Ujian praktik ini tidak hanya menguji kemampuan memasak mereka, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran tentang nilai-nilai kewirausahaan sejak usia dini.
"Kegiatan ini menjadi wadah untuk menumbuhkan kemandirian, kreativitas, serta semangat kebersamaan," ujar Kepala MIN 10 Gunungkidul, Fitri Anas Sholikhin. Ia menambahkan bahwa tujuan kegiatan ini adalah membekali siswa dengan keterampilan hidup yang berguna kedepannya, sembari menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam keseharian mereka.
Siswa dibagi menjadi kelompok kecil, masing-masing bertanggung jawab menyusun menu, menyiapkan bahan, memasak, hingga menyajikan hasil masakan. Salah satu menu yang disajikan adalah soto ayam.
Guru-guru berperan sebagai pembimbing sekaligus penilai dalam kegiatan ini. Penilaian tidak hanya berdasarkan rasa makanan, tetapi juga mencakup aspek kreativitas, kebersihan, kerja sama tim, dan cara siswa mempresentasikan hasil masakan mereka.
Ahmat Satibi, koordinator kegiatan, menjelaskan bahwa ujian praktik ini dirancang untuk mengembangkan berbagai kecakapan siswa. Selain belajar memasak, mereka juga dilatih untuk bekerja sama, berkomunikasi, serta berpikir kreatif dalam menghadapi tantangan.
Kegiatan ini merupakan salah satu inovasi pendidikan dari MIN 10 Gunungkidul untuk mencetak lulusan yang tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan keterampilan hidup yang sesuai dengan nilai-nilai luhur Pancasila.
Penulis : MIN 10 Gunungkidul
Editor : Putri HS